Thoriqul Huda, Al Jihad Sabiluna

Beranda » Uncategorized » Inilah sebuah bisikan [Special Untuk Muslimah]

Inilah sebuah bisikan [Special Untuk Muslimah]


Gambar

Sebuah Taujih dari Syaikh Kholid Rosyid ( FakkALLAH Asrah )
diterjemahkan oleh : Al Akh Syababul Ummah

——————————————-

Aku bisikkan kepada kedua telinga-mu wahai engkau (Wanita) yang sangat berharga…
Apakah engkau berharap memiliki karakter dari Huur ‘Iien (Bidadari) !!!
Serta apa yang disebutkan dari kebaikan dan kecantikan mereka (Para bidadari)
Aku katakan ..
Engkau (Wahai Wanita) Lebih Utama dari hal itu di Surga..
Aku katakan ..
Engkau (Wahai Wanita) Lebih Mulia/Utama dari hal itu di Surga..
Engkau telah dimuliakan atas para bidadari..
dengan Sholat dan Qiyam (Berdiri Menjalankan Perintah Alloh/Qiyamul-Layl)
Segala sifat para bidadari, engkau wahai wanita lebih utama darinya..
Beramal-lah bersama dengan para ‘Aaamilin…
Berkata Atho’ As-sulami kepada Malik bin Dinar :
‘’Wahai Abu yahya kami sangat merindukan..’

Ia Menjawab, Wahai Atho :
‘’Sesungguhnya di Surga ada bidadari yang dimana Ahlul Jannah saling membanggakan diri dengan kebaikannya..
Kalaulah tidak, Alloh ta’ala telah menetapkan bagi Ahlul-Jannah agar mereka tidak mati…
Sungguh mereka akan mati dengan kebaikan dan keelokkannya..
Tidaklah Atho berhenti dan berlarut dalam kesedihan dari apa yang Malik Ucapapkan..

Dari Yazid Ar-Raqqasyi, Ia berkata : ia menyampaikan kepadaku bahwa terdapat cahaya yang bersinar di surga,
Tidak akan sekali-kali sinar ini menetap di surga, kecuali masuk cahaya kedalamnya..

Kemudian ditanyakan, Apakah ini yang dimaksud?
dikatakan bahwa : Para Bidadari yang berseri/tertawa pada wajah suaminya..

Shalih berkata : Seorang lelaki berteriak pada sebuah akhir dari perkumpulan (Majlis)
Tidaklah ia berhenti berteriak sampai ia meninggal ditempatnya..

Dan Sungguh kami telah melihat kilat bercahaya..
mereka mulai bertanya tentangnya, siapakah yang berada di Jinaan (Jannah/surga)
maka dikatakan, inilah cahaya yang tembus dari sebuah lubang
di surga yang tinggi sebagaimana kalian saksikan..

Maka, bagaimana pendapatmu terhadap seorang wanita..
jika ia berseri-seri dihadapan suaminya, surga-pun menyinari atas sikap cerianya..

dan jika ia berpindah dari sudut ke sudut..
Kau katakan, matahari ini tengah bergeser dari peredarannya..

Jika suamianya hadir, sungguh amat sangat indah kehadiran itu..
Jika ia menggandeng-tangannya, sungguh kenikmatan rangkulan dan gandengan itu..

”Dan perbincangannya menipu tandu wanita..
tidaklah ia didalam jeruji karena membunuh muslim yang sedang menjaga diri..
jika-pun panjang, tidak akan terjadi walau pun terjadi..
Menolak pembicara karena ia meringkas pembicaraan..”

Dan jika ia bersenandung..
Sungguh menyejukkan pandangan dan penglihatan..

Jika ia jinak dan memberikan kenikmatan, sungguh bertepuk tangan atas keramahan dan kesenangan..

Jika ia menerima, tidak ada lagi sesuatu yang diinginkan dari penerimaan itu..
Jika ia memberi, maka tidak ada yang paling baik dan melezatkan kecuali pemberian itu..

Inilah…

Jika engkau bertanya tentang hari tambahan dan kunjungan Al-Aziz Al-hamid
terlihat wajahnya penuh buaian dari kesamaan dan persamaan..

Sebagaimana engkau melihat matahari dengan nyata/jelas…
dan bulan pada malam bulan purnama (Lailatul Badr)

Itulah sesuatu yang (ada) yang engkau saksikan..

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

pengunjung

%d blogger menyukai ini: