Thoriqul Huda, Al Jihad Sabiluna

Beranda » akhbar » :: Kepada Para Singa Forum Jihad ( 1 ) ::

:: Kepada Para Singa Forum Jihad ( 1 ) ::


Release Ulang …

KEPADA PARA SINGA FORUM JIHAD
Abu Dujanah Al-Khurosany

Segala puji bagi Alloh, aku memuji-Nya sebagai permohonan penyempurnaan nikmat-Nya, penyerahan diri pada kemuliaan-Nya, memohon perlindungan dari berma’siyat pada-Nya, aku memohon pertolongan-Nya karena memerlukan pencukup-Nya. Sesungguhnya tidak akan tersesat siapa saja yang Dia beri petunjuk, tidak akan selamat siapa saja yang memusuhi –Nya, dan tidak akan kekurangan siapa saja yang Dia cukupi.

Sholawat dan salam kepada yang telah Dia pilih dan terpilih sebagai Rosul dan penutup para Nabi, Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya yang suci lagi bertakwa, dan siapa saja yang meniti petunjuk mereka ,dari orang-orang yang shiddiq, sholih dan para syuhada’, Amma ba’d;

Dari saudara kalian yang zholim terhadap dirinya, yang mengharap ampunan Robbnya, Abu Dujanah Al-Khurosany, kepada para singa forum-forum jihad,

Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokaatuh,

Alloh mentakdirkan aku berada di hadapan kalian, dalam situasi yang menakutkan ini, untuk berpamitan kepada kalian dan memotivasi kalian berperang, dengan izin Alloh. Kalian takkan mendengar suaraku ini, sebelum kedua kakiku menginjakkan medan perang, ketahuilah, semoga Alloh merahmati kalian, aku mengkhususkan kalian dengan pesan perpisahan yang aku tidak tinggalkan semisal ini untuk kedua orang tuaku, atau keluargaku, karena rasa hormatku atas keutamaan kalian setelah Alloh, juga karena rasa cinta dan rindu pada orang yang menetap dalam ruang tertinggi dalam hatiku. Perkenankan aku untuk tidak berpanjang lebar tentang kepedihan berpisah dengan kalian dan juga penderitaanku karena meninggalkan kalian.

Meski cerita tentang orang-orang yang tercinta tidak membosankan bagi yang merindu dan kabar berita para ksatria forum jihad tidak menjenuhkan bagi yang berpisah, namun perkaranya lebih dahsyat dari sekedar mengumbar kerinduan, dan berbagai peristiwa peperangan lebih cepat dari sekedar memberi kita kesempatan untuk berpelukan. Aku katakan,-dan bimbingan hanya milik Alloh -: Alloh telah menyingkap pendekatan diri saudara kalian ini, melepaskan tawanannya, mengancurkan borgolnya dan memudahkan jalan baginya berjihad di jalan Alloh. dan Alloh mengetahui bahwa aku mencari dalam berbagai kitab Ahlul ‘ilmi tentang cara bersyukur pada Alloh atas pemberian–Nya yang melimpah dan atas karunia Nya yang sangat besar. Aku juga bersungguh-sungguh membaca siroh para ‘ulama yang pandai bersyukur dan para ahlul fadhl yang senang berdzikir, dengan harapan aku bisa mendapatkan keinginanaku. Aku membaca keutamaan shodaqoh..;alangkah dahsyatnya…!!! Aku membaca keutamaan dzikir.,..; Betapa indahnya,,.,.,!!! aku membaca keutaman qiyamullail..,; alangkah eloknya,,.,,.!!! Aku membaca tentang keutamaan puasa sunnah.,; betapa hebatnya,.,.!!!

Namun aku tidak mendapati apapun yang menyerupai jihad dan syahid di jalan Alloh sebagai rasa syukur, pujian dan penghargaan pada-Nya. Bukhory meriwayatkan bahwa ada seorang lelaki berkata, ”Wahai Rosulalloh ..tunjukkan padaku amalan yang menyamai jihad, ”Rosululloh menjawab, ”aku tidak menemukannaya.” kemudian beliau melanjutkan, apakah engkau mampu jika seorang mujahid berangkat berjihad lalu engkau masuk masjid, melaksanakan sholat tanpa henti, dan berpuasa tanpa berbuka,.?!” Lelaki itupun berkata, ”siapa yang mampu melakukannya,.,”?.

Pengarang Masyari’ul Asywaq-semoga Alloh merahmatinya-, berkata menguraikan hadits ini : “Jika orang-orang yang memiliki semangat tinggi, jiwa yang pantang menyerah, kedermawaan din, pahala mereka dilipatgandakan sebagai sahabat Nabi, yang berhasil mendapatkan semua kesempurnaan, yang menempati tingkat atas dalam setiap level kesungguhan, tidak mampu melaksanakan amalan yang menyamai jihad, lalu bagaimana orang seperti kita bisa tenang tanpa sungguh-sungguh. Bagaimana bisa mengandalkan amalan yang ringan dan semangat yang loyo.,,.?! …apalagi disertai dengan riya’ dan tidak ikhlas, ditambah lagi dengan kasak-kusuk yang tak kunjung habis, Ya Alloh sadarkanlan kami dari kelalaian ini, dan bimbing kami berjihad di jalan-Mu sebelum terjadinya pergeseran. Engkaulah yang Maha di harap untuk setiap kebaikan. Walahaulaa walaa quwwata illa billah……..” selesai perkataan beliau rahimahulloh.

Ya Robb, aku memohon dengan nama-Mu yang paling agung, yang jika diminta dengannya pasti Engkau mengabulkan, terimalah aku terbunuh di jalan-Mu sebagai syahid, dan jadikan musuh-Mu memuntungkan hidungku, memotong telingaku, dan merobek perutku, kemudian melemparku ke tengah jalan, hingga datanglah seorang munafiq melewati ceceran dagingku dan berkata, ”kalau sekiranya saja lelaki ini mematuhi kami, pasti dia takkan terbunuh disini!!”, akan tetapi aku memohon ampun pada yang Maha Pengasih dan pukulan keras yang melenyapkan buih, atau tusukan ganas di tanganku, yang dilengkapi dengan tombak yang menembus usus dan jantung. Sampai berkatalah pengecut yang melewati jasadku ”kalau saja tidak berjiahad, pasti dia takkan merasakan susah selamanya…!!!”

Ikhwany fillah,….jika Alloh mentakdirkan kebaikan pada saudaramu yang berdosa ini, maka hendaklah bergegas orang-orang yang lebih mulia dariku, para anggota forum jihad, untuk menyusul kami kesini. Kalaulah bukan karena rasa khawatirku mencelakai mereka atau menyebabkan keburukan pada mereka, sungguh aku akan menyebut nama mereka, dan sungguh akan aku panggil mereka untuk memenuhiku ”wahai fulan bin fulan dimanakah dirimu..???! …wahai fulan bin fulan ,.kapan engkau menyusul kami,.??!” Sesungguhnya diantara kalian ada orang yang aku merasa terhormat untuk membasuh kedua kakinya. Orang–orang yang bertakwa, penuh petunjuk, ikhlas, gemar ibadah, bersyukur dan berdzikir –Aku berharap demikian dan Alloh-lah yang menghisab-. Kalau saja mulianya berangkat berjihad diberikan pada yang lebih berhak, tidak akan berangkat orang sepertiku dan orang seperti mereka takkan tertinggal. Akan tetapi itu semua murni pemberian Alloh ‘azza wa jalla. Wahai manusia terelite dan terbaik….

Wahai para pemuda terbaik dan paling beruntung… wahai kalian yang menyertai mujahidin dalam kemudahan dan kesulitan, disaat senang dan sedih ketika mereka menghajar musuh atau mereka dihajar musuh, hingga seolah kalian berada dalam rombongan mereka atau di tengah-tengah mereka. Wahai kalian yang mensupport media mereka dengan waktu, pena dan kesungguhan kalian tanpa menghiraukan anjing-anjing dan intel-intel thoghut. Wahai kalian yang telah mempelajari fadhilah jihad, memahami dan mengajarkannya. Jika kalian menunda berangkat jihad di jalan Alloh, lalu siapa yang akan melaksanakannya,,,.??! Jika kalian mengabaikannya, sedangkan kalian adalah kalian seperti ini. Lalu apa yang akan dilakukan orang awam..??! beritahu aku, apa yang mungkin akan mereka lakukan,.??! Amalan apa yang sedang kalian lakukan yang tidak lagi memerlukan jihad di jalan Alloh,.??! Sementara musuh Alloh telah menodai umat ini hingga tak tersisa sejengkal bagian dari tubuhnya kecuali pasti terdapat luka tebasan pedang atau tusukan tombak dari musuh penuh dendam. Jiwa yang ada pada kalian itulah yang aku maksud, jika belum kalian kerahkan untuk berjihad di jalan Alloh, padahal jihad telah menjadi fardhu ‘ain bagi setiap muslim, lalu dengan apa kalian masuk syurga,.,??! dengan apa kalian akan selamat dari api neraka,.??!

Aku bersumpah dengan nama Alloh yang meninggikan langit tanpa tiang, sesungguhnya jihad di jalan Alloh pada zaman ini fardu ‘ain bagi setiap muslim…. Aku bersumpah dengan nama Alloh yang meningikan langit tanpa tiang, sesungguhnya jihad di jalan Alloh pada zaman ini fardu ‘ain bagi setiap muslim…. Aku bersumpah dengan nama Alloh yang meninggikan langit tanpa tiang, sesungguhnya jihad di jalan Alloh pada zaman ini fardu ‘ain bagi setiap muslim…. Jika kalian mau, aku tambah lagi untuk kalian. Wahai para singa forum-forum jihad……demi Alloh aku bertanya pada kalian,.: bagaimana kalian bisa mencicipi makanan sementara kalian melihat saudara muslim kalian di Afghanistan menjual anaknya dengan 300 dolar demi menghidupi anggota keluarga lainnya,.??!

Bagaimana bisa kalian tinggal bersama isteri kalian dan bermain dengan anak-anak kalian sementara kalian melihat bom fosfor putih merubah malam hari Gaza menjadi siang dan merubah darah anak-anak Gaza menjadi sungai ???!! Bagaimana kalian bisa mendambakan hidup lebih panjang sedangkan kalian melihat tangan kematian mencincang anak-anak disana dan mengubur mereka disamping permainan mereka bersamaan dengan puing-puing reruntuhan dan kedengkian.

Karena seperti inilah hati menjadi luluh oleh kesedihan jika dalam hati masih ada Islam dan iman, demi Alloh yang tiada ilah melainkan Dia, Alloh takkan pernah menolong umat ini kecuali dengan kembali melaksanakan faridhoh (kewajiban) yang hilang (ditinggalkan) yaitu Jihad di jalan Alloh, inilah dia jalannya para salaf dan dengannya orang-orang kholaf terbaik mencukupkan diri. Kami adalah cucu/generasi suatu umat yang memburu kematian lalu diberi kehidupan, maka tetap hidup orang yang masih hidup di dalamnya dengan penuh mulia dan berlalulah orang yang terbunuh di jalan Alloh sebagai syahid lagi berbahagia, mereka tidak melalaikan jihad ofensif yang merupakan fardhu kifayah, maka Alloh mencukupi mereka dengan jihad defensive sebagai karomah dan tanda kebesaran dari Nya. ( bersambung biidzniLLAH)

 

[http://gashibu.com/494/jihad-2/kepada-para-singa-forum-jihad-1/]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

pengunjung

%d blogger menyukai ini: