Thoriqul Huda, Al Jihad Sabiluna

Beranda » Kisah Syuhada » :: Karomah Al Ala’ bin Al Hadhrami ( bagian 2 ) ::

:: Karomah Al Ala’ bin Al Hadhrami ( bagian 2 ) ::


Dalam sebuah peperangan :

Ketika pembagian ghanimah selesai al-Ala’ berkata kepada tentaranya, Mari kita berangkat menuju Darain untuk memerangi musuh yang berada di sana.” Segenap tentara segera mematuhi perintahnya. Mereka mulai bergerak hingga sampai di tepi pantai dan bersiap-siap untuk mengejar perahu musuh. Namun jarak antara mereka dengan perahu sudah jauh, maka al-Ala’ segera masuk ke laut dengan kudanya sambil berdoa,

“Ya Allah Yang Maha Pemurah dan Penyayang, Ya Allah Yang Mahabijaksana dan Mulia, Ya Allah Yang Esa dan tempat bergantung. Ya Allah Yang Maha hidup dan Berdiri Sendiri. Ya Allah yang memiliki keagungan dan Kemuliaan Tiada Tuhan Yang Haq kecuali Engkau, Engkaulah Rabb kami.”

Kemudian ia perintahkan tentaranya untuk mengucapkan doa yang sama dan langsung masuk ke dalam laut bersama kuda mereka. Akhirnya mereka dapat menyeberangi teluk tersebut dengan mengendarai kuda yang berjalan di atas air seolah-olah sedang berjalan di atas pasir lunak yang sedikit airnya dan berpasir, namun tidak sampai sebatas kaki unta dan tidak pula sampai sebatas pelana kuda.:

Padahal perjalanan ini jika ditempuh dengan kapal memakan waktu sehari semalam, namun dengan cepat ia telah sampai di tepi pantai seberang. la terus memerangi musuh hingga mengalahkan mereka dan mengambil seluruh harta rampasan perang mereka. Kemudian ia kembali lagi ke sisi pantai yang pertama. Perjalanan pulang pergi menyeberangi laut hanya memakan waktu satu hari saja, tanpa menyisakan seorang musuhpun yang hidup untuk membawa berita.

Maka al-Ala’ mulai menggiring para tawanan anak-anak dan wanita, lengkap beserta harta dan ternak mereka. Tidak seorang pun dari kaum muslimin yang kehilangan kecuali seekor kuda yang bernama Ulaiqah. Namun al-Ala’ berhasil membawanya kembali, kemudian al-Ala’ kembali membagi-bagaikan harta rampasan perang untuk prajuritnya. Setiap penung-gang kuda berhasil mendapatkan 6000 dinar dan setiap pasukan pejalan kaki mendapatkan 2000 dinar, padahal jumlah pasukannya lumayan banyak.

Kemudian beliau memberitakan kemenangan ini kepada Abu Bakar ash-Shiddiq ra.. Abu Bakar ash-Shiddiq ra. mengirim utusan sebagai tanda terima kasihnya kepada al-Ala’ atas prestasinya itu. Salah seorang dari tentara kaum muslimin yaitu Afifi bin al- Mundzir ( membuat sebait syair yang berbunyi:

Tidakkah kalian melihat bagaimana Allah telah menaklukkan lautNya

Dan menurunkan kepada orang-orang kafir hukumanNya

Kami berdoa kapada Dzat yang pernah membelah lautan

Ternyata Dia datang kepada kami membawa keajaiban yang lebih hebat dari yang terdahulu

Allahu Akbar!!!

( Bidayah wa Nihayah )


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

pengunjung

%d blogger menyukai ini: