Thoriqul Huda, Al Jihad Sabiluna

Beranda » artikel » AZ-ZUHD

AZ-ZUHD


BissmiLLAH..
Segala puji bagi ALLOH yang telah menciptakan langit dan bumi, dan mengadakan gelap dan terang. Namun orang2 kafir memprsekutukan (sesuatu) dengan Robb mereka.
Sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad imaamul mujahidin yang di utus menjelang kiamat dengan pedang dan dijadikan rizqi baginya dibawah naungan tombak. Bersikap keras terhadap orang kafir dan lemah lembut kepada sesama Muslim, Nabi terakhir dan tidak ada Nabi setelahnya.

Zaman trus berganti,akan tetapi peperangan antara Tauhid dan Syirik akan terus berlangsung sampai Dien ini hanya milik Robb jalla wa ‘ala.Telah berlalu para ulama

dan ksatria ummat ini yang ALLOH karuniakan kesyahidan atas ke ikhlasan mereka dalam menegakkan Dien ini, ketahuilah panji tauhid akan terus berkibar di atas pundak para kesatria dan ulama Robbani.Dan tidak lah orang yang loyo,malas serta mereka yang manja mampu mengembannya.
Telah nyata dan jelas,serta telah di pahami bahwa jihad adalah perkara yang agung. yang mana dengan jihad dien ini akan tegak serta mengembalikan kemuliaan umat ini dari kehinaan dan keterpurukan,dari belenggu kesyirikan dan kedzoliman.

Hasan al Bashri telah berkata :”Sesungguhnya jalan itu memiliki

jalan pintas,dan jalan pintas/tercepat menuju jannah adalah dengan jihad”.

Jihad adalah jalan yang penuh dengan duri dan penuh kesusahan serta berpayah payah,didalamnya penuh dengan darah dan air mata, penuh keluh kesah, penuh dengan tipu muslihat dan juga penuh dengan rintihan akibat “BELAIAN” musuh ketika tertangkap. Inilah jihad, yang di dalamnya terdapat pintu pintu yang ALLOH buka kan bagi hamba hamba-Nya yang ikhlas, nikmat serta karunia yang banyak berupa syahadah serta kemenangan dan ghonimah bagi siapa saja yang bersabar serta istiqomah di jalan-Nya. Siapkanlah segala sesuatunya dengan ‘idad madi dan imani, luruskan niat dalam berjihad semata mata karna ALLOH bukan karna jama’ah/’ashobiyah. Tidaklah mungkin seorang mujahid lebih cinta dunia dan isinya serta betah dalam pelukannya dari pada akhirat dan bidadari bermata jelita.
ALLOH jalla wa ‘ala berfirman :

“Mereka bergembira dengan kehidupan dunia, padahal kehidupan dunia(dibanding) kehidupan akhirat hanyalah kesenangan yang sedikit”(Ar-Ra’d : 26).
den juga berfirman :

“Kalian menghendaki harta benda dunia sedang ALLOH menghendaki akhirat”(Al-Anfal:67)

 

Latihlah diri, zuhudlah.agar terlatih dan siap dalam berbagai kondisi serta tidak manja. ketahuilah, zuhud terhadap dunia akan mengantarkan diri kita kepada derajat muhibbien (orng2 yang dicintai). sebaigamana riwayat dari Sahl bin Sa’ad AsSaidi RodliyALLOHu ‘anh brkt: “seseorang datang kepad Nabi, kemduian berkata “wahai RasuluLLOH tunjukkan kepadaku perbuatan yang jika aku kerjakan maka aku dicinta ALLOH dan dicintai manusia. Nabi ShallALLOHu ‘alaihi wa sallam bersabda :”Zuhudlah terhadap dunia niscaya engkau dicintai ALLOH,dan zuhudlah terhadap apa yang ada ditangan manusia niscaya engkau akan dicintai manusia” (HR. ibnu Majah dengan sanad hasan)
Zuhud didunia tidak dengan mengharamkan halal dan menyianyiakan harta.namun zuhud didunia hendaklah engkau lebih yakin kepada apa yang ada ditangan ALLOH dari pada kepada apa yang ada dikedua tanganmu, kondisi ketika mendapat musibah dan kondisimu ketika tedak mendapatkan musibah sama saja.Sikap inilah yang harus ada pada mujahid,karena medan jihad menuntut jiwa yang teguh memegang prinsip dalam berbagai kondisi.tedaklah tercapai kecuali dengan mengikuti manhaj nubuwwah

Ali bin Abu Thalib RadliyALLOHu ‘anh berkata :”Barangsiapa berzuhud didunia, seluruh musibah menjadi kecil baginya”(jami’ ulum wal hikam). Alloh menjadikan apa saja didunia, kegembiraan dan kenikmatan sebagai ujian untuk menguji siapa di antara kita yang membela dunia,cenderung kepadanya dan siapa orang yang tedak seprti itu.

 

ALLOH ta’ala berfirman :”Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada dibumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatnnya”(Al Kahfi:7).

 

dan juga ALLOH ‘azza wa jalla berfirman :”karena itu orng orang yang menjual kehidupan dunia untuk (kehidupan) akhirat, hendaklah berperang di jalan ALLOH.dan siapa yang berperang di jalan ALLOH, lalu gugur atau memproleh kmenangan maka akan kami berikan pahala yeng besar kepadanya” (An-Nisa:74).
Ya ikhwah.bukankah dunia ini fana, tapi kenapa masih ragu untuk melepasknnya? jika ditaqdirkan menjadi orang yang memiliki harta kenapa masih Bakhil dan ragu untuk brinfaq sebagian dari harta atau bahkan seluruh harta dan jiwa kita dalam berjihad?.Wahai para prindu syahadah,berjihadlah.lepaskanlah dekapan dunia mu,bukankah negeri akhirat itu lebih baik dan abadi? bukankah bidadari2 bermata jeli telah menanti? dan bukankah janji ALLOH itu pasti?!
Semoga ALLOH memudahkan urusan antum dan mujahidin, semoga ALLOH membebaskan para tawanan melalui tangan antum dan do’a-do’a antum dengan idzin ALLOH.dan semoga ALLOH melimpahkan kesyahidan kepada kita,dilimpahkan kesabaran dan keIstiqomahan dalam jalan ini (Tauhid dan Jihad) aamiin.
ALLOHU AKBAR!

 

wALLOHu ta’ala a’lam bishshowab…

Daar Al Kholwah
20 Robi’ul Awwal 1433 H
Fatih Abdurahman Hasan As Sundee


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

pengunjung

%d blogger menyukai ini: