Thoriqul Huda, Al Jihad Sabiluna

Beranda » Akidah » =ISLAM MENGGUGAT, anak negri yg terzholimi =.

=ISLAM MENGGUGAT, anak negri yg terzholimi =.


Segala puja dan puji hanya milik Allah Rabb semesta alam, kepadaNyalah kami menyembah, ta’at dan patuh, kepada agamaNyalah kami beridiologi, kepadaNyalah kami beriman dan beramal shaleh dan kepadaNya pula segala urusan kami serahkan, baik senang maupun susah, baik pahit maupun manis. Dialah Allah yg maha kuat dan kuasa atas segala makhluqNya. Laa haulaa walaa quwwata illah billah…
Shalawat dan salam semogat tetap tercurah kpd yg diamanahi Al islam dan Alqur’an sebagai kebenaran dan timbangan keadilan yg hakiki, yaitu Nabiyullah Muhammad saw.
Bpk hakim, pak jaksa dan kepada siapa pun…
Pada kesempatan ini, mungkin ini yg pertama dan yg terakhir dan semoga kesempatan ini tidak kita sia siakan sebelum ketemu rabb yg maha adil atas segala keadilan dan ditanganNyalah akan mengadili setiap kejahatan dan kezholiman, baik kejahatan makhluq atas makhluq lainya maupun kejahatan dan kezholiman makhluq terhadap sang khaliq. Pada hari ini saya yg sedang bpk dakwahi dan adili dgn kesempatan ini sebagai orang lemah lagi tak berdaya saya menyeru dan memanggil: mari bertaubat dan kembali kepada islam dan alquran, kaji dan renungi, apa dan bagaimana sesungguhnya al islam menurut versi Allah dan rasulNya bukan versi akal pikiran Snouck Horgronje dan akal akalan anak-cucuknya sukarnoisme seperti yg terakomudir dalam ajaran NASAKOM dan ajaran turunannya.
Bapak hakim, pak jaksa dan kepada siapapun…
Ketahuilah bahwa islam agama paripurna dan sumber kebenaran, kebenarannya tdk terbantahkan, keadilan tdk tertandingi dan inilah yg diakui oleh fithrah manusia baik kawan maupun lawan, org islam maupun org kafir, dan seluruh manusia memang pantas utk mengakuinya kecuali merek yg sombong, angkuh dan tdk waras. Saya pun yakin bpk hakim dan pak jaksa mengakuinya sebagaimana kepala bpk sekalian mengangguk nganguk saat membaca sejarah Emas kejayaan islam dan kaum muslim, kejayaanya menguasai 2/3 dunia dlm masa yg pajang, dgn keadilannya dapat menekan angka kezholiman, kejahatan dan kriminalitas bahkan kasus2 maksiat lain hanya dlm hitungan jari jumlahnya. Ini sejarah fakta bukan fiktif dan musuhpun mencatatnya dengan tinta emas.
Bpk hakim, pak jaksa dan kepada siapapun…
Ketahuilah bahwa islam bukan agama ritual belaka, islam bukan dipesantren dan dimasjid saja sebagaimana defenisi agama menurut selera kaum sekuler yg dipahami budak dunia pada umumnya. Islam adalah Ad dien yg defenisinya berdasarkan selera Allah dan nabiNya adalah sistem, hukum dan pedoman bagi kehidupan bernegara dsb. Hukum dan negara adalah nafas islam karena didalamnya ada kejujuran dan keadilan bagi semua, baik muslim maupun non muslim, kaya maupun miskin, hitam maupun putih dsb.
Bpk hakim, pak jaksa dan kpd siapapun…
Coba sejenak di ingat, apa yg pernah bpk sekalian baca dlm alqur’an, Allah berfirman: “Alaa lahul khalqu wal amru = Ingatlah, Dia (ALLAH ) lah menciptakan dan berhak memerintah/mengatur”.QS.7:54.
… Ini firman Allah yg menjadi tolak ukur setiap akal sehat pada setiap kaum musliman dan umumnya makhluq yg berakal. Allah yg menciptakan langit dan bumi serta isinya (manusia dll) maka Dia pula yg lebih tahu kondisi makhluqNya, sebagai yg Maha Tahu maka logislah Dia dgn hukumNya berhak menata dan mengatur makhluqNya. Tdk s’org pun memiliki hak yg sama dgnNya dan siapapun tdk berhak pula mengklaim dan mencampuri urusanNya, hak intereogatifNya adalah hak muthlaq dan jika ada makhluq yg mencoba merampas, apa lagi merampok maka itulah syirik dan pelakunya disebut musyrik, jiak org islam yg melakukanya maka itu perbuatan kufur dan org/pelakunya disebut murtad sekalgus menjadi musuhnya Allah (tdk diragukan lagi). Wahai jiwa, engkau bernapas lega dan leluasa itu semua pemberian Allah yg harus engkau syukuri dgn memberikan keta’atan dan patuh hanya kpdNya sebagai bentuk ibadah muthlaq yg tinggi disisiNya, sebagai timbal balik yg layak di tujukan kpdNya oleh dan setiap makhluqNya dimana saja berada. Wahai jiwa, engkau sadar bahwa dirimu diciptakan dan Allah Ta’ala yg menciptakannya, tapi knp tdk engkau sadari bahwa dirimu ada yg berhak mengatur…? Knp wahai jiwa…?. Dialah Allah ‘azzawajalla yg pada setiap doamu engkau katakan ” Yaa Allah, Engkaulah yg menciptakanku, memberi rezeki, hidup dan mematikan ku”. Wahai jiwa, ada apa dgn dirimu..?, apakah engkau berbuat spt ini hanya karena secuil dunia yg miskin…? Jika iya, maka sungguh hina jiwa2 ini, sungguh kasihan dan ironis…falsafah dan ideologi bumi dimuliakan, Islam agama langit pun dihinakan. Dunia diraih, akhirat dilepas. Neraka diambil surgapun dibuang. Allahuakbar wal ‘iyadzubillah. Kpd mu wahai jiwa2, kembali saya tegaskan agar disadari. Islam agama yg hak dan punya hak untuk mengatur, islam pandangan hidup, acuan hukum dan barometer keadilan. Wahai jiwa yg kembali padaNya, Allah tdk memiliki sekutu dlm menentukan hukum/aturanNya. Maha benar Allah dgn firmanNya: “walaa yusyrik fiy hukmhi ahadan=Dan Dia -Allah- tdk mengambil s’org pun menjadi sekutuNya dlm menetapkan hukumNya”. QS.18:26. Dan firmanNya: “Sesungguhnya sistem/aturan yg diterterima di sisi Allah hanyalah (aturan) islam”. QS.3:19. Bagi mereka (siapa saja) yg mengambil selain aturan islam maka Allah menantang dgn firmanNya: “Maka (apa saja aturan dan ideologi selain islam) tdk akan diterima darinya dan diakhirat dia termasuk org2 yg merugi “. QS.3:85.
Bpk hakim, pak jaksa dan kpd siapapun….
Islam agama yg tinggi dan tdk ada yg lebih tinggi darinya, islam agama keadilan dan sumber keadilan itu sendiri, islam agama solusi dan tempat curahan utk masyarakat, negara dan dunia. Dgn islam maka “rahmatan lil ‘aalamin” tdk sekedar teoritis tapi aplikasi, tdk sekedar nyanyian kosong tapi penuh makna. Praktis, simple dan hak asasi sang khaliq dan makhluqNya terjaga di dalam nya. Itulah islam dan kehebatan hukumnya.
Bpk hakim, pak jaksa dan kpd siapapun…
Demi Allah, jiwa keadilan tdk akan lahir dan tdk akan pernah ada, kpn dan dmn pun…seiring dgn dasyatnya arus penentangan makhluq terhadap sang khaliq, seiring mengalirnya kebodohan, kedustaan dan kepalsuan dan derasnya kezholiman terhadap islam dan kaum muslimin serta jeritan org2 lemah tdk berhenti dan air matanya tdk mengering.
Bpk hakim, pak jaksa dan kpd siapapun…
Sebagai org islam dan anak Negri yg terzholimi dgn ini agamaku menggugat:
Islam menggugat…
kpd penegak keadilan semu dan parsial yg bersumber dari akal penjajah dan akal akalan manusia turunannya, padahal akal mereka lemah dk lebih kuat dari sarang laba laba, tdk lebih hebat dari seekor lebah dan tdk lebih bermanfaat dari pada sari patu madunya.
Islam menggugat…
Kepada siapa saja yg menolak hukum Allah dan menggantikanya dgn hukum bumi yg hina lagi rusak.
Islam menggugat…
Kpd siapa saja yg menimpakan kejahatan atas hamba2 Allah, hanya krn mereka membela yg benar (islam) dan menolak kezholiman.
Islam menggugat…
Setiap putusan berdasarkan hawa nafsu dan atas motif kepentingan yg merugikan islam, kaum muslimin dan org2 lemah.
Islam menggugat…
Setiap peradilan yg penuh dusta dan kepalsuan.
Islam menggugat…
Siapapun yg menghukum kaum muslimin dan anak negri yg lainya dgn hukum produk bumi, baik dari timur maupun barat.
Islam menggugat…
Kpd siapapun yg menjadi corong dan kacung bagi musuh2 islam, kaum muslimin dan kaum lemah yg lainnya.
Islam menggugat dan terus menggugat…
Atas terhempas dan terzholiminya saya sebagai anak negri dan umumnya kaum lemah yg lainnya.
Islam, akan terus menggugatmu wahai pelaku kezholiman…
Sampai kpn islam berhenti menggugat?, sampai kalian kembali kpd Allah dan menjadikan dien Al islam sebagai ideologi dan sumber hukum, kpn dan dmn pun…
Tentu sampai kezholiman kalian berhenti…
Berhenti menyakiti kaum muslimin dan kaum lemah dari anak negri yg lainnya
Bpk hakim, pak jaksa dan kpd siapapun…
… Islam agama yg tinggi dan tdk ada yg lebih tinggi darinya, islam agama keadilan dan sumber keadilan itu sendiri, islam agama solusi dan tempat curahan utk masyarakat, negara dan dunia. Dgn islam maka “rahmatan lil ‘aalamin” tdk sekedar teoritis tapi aplikasi, tdk sekedar nyanyian kosong tapi penuh makna. Praktis, simple dan hak asasi sang khaliq dan makhluqNya terjaga di dalam nya. Itulah islam dan kehebatan hukumnya.
Bpk hakim, pak jaksa dan kpd siapapun…
Demi Allah, jiwa keadilan tdk akan lahir dan tdk akan pernah ada, kpn dan dmn pun…seiring dgn dasyatnya arus penentangan makhluq terhadap sang khaliq, seiring mengalirnya kebodohan, kedustaan dan kepalsuan dan derasnya kezholiman terhadap islam dan kaum muslimin serta jeritan org2 lemah tdk berhenti dan air matanya tdk mengering.
Bpk hakim, pak jaksa dan kpd siapapun…
Sebagai org islam dan anak Negri yg terzholimi dgn ini agamaku menggugat:
Islam menggugat…
kpd penegak keadilan semu dan parsial yg bersumber dari akal penjajah dan akal akalan manusia turunannya, padahal akal mereka lemah dk lebih kuat dari sarang laba laba, tdk lebih hebat dari seekor lebah dan tdk lebih bermanfaat dari pada sari patu madunya.
Islam menggugat…
Kepada siapa saja yg menolak hukum Allah dan menggantikanya dgn hukum bumi yg hina lagi rusak.
Islam menggugat…
Kpd siapa saja yg menimpakan kejahatan atas hamba2 Allah, hanya krn mereka membela yg benar (islam) dan menolak kezholiman.
Islam menggugat…
Setiap putusan berdasarkan hawa nafsu dan atas motif kepentingan yg merugikan islam, kaum muslimin dan org2 lemah.
Islam menggugat…
Setiap peradilan yg penuh dusta dan kepalsuan.
Islam menggugat…
Siapapun yg menghukum kaum muslimin dan anak negri yg lainya dgn hukum produk bumi, baik dari timur maupun barat.
Islam menggugat…
Kpd siapapun yg menjadi corong dan kacung bagi musuh2 islam, kaum muslimin dan kaum lemah yg lainnya.
Islam menggugat dan terus menggugat…
Atas terhempas dan terzholiminya saya sebagai anak negri dan umumnya kaum lemah yg lainnya.
Islam, akan terus menggugatmu wahai pelaku kezholiman…
Sampai kpn islam berhenti menggugat?, sampai kalian kembali kpd Allah dan menjadikan dien Al islam sebagai ideologi dan sumber hukum, kpn dan dmn pun…
Tentu sampai kezholiman kalian berhenti…
Berhenti menyakiti kaum muslimin dan kaum lemah dari anak negri yg lainnya…
Bpk hakim, pak jaksa dan kpd siapa pun…
Gugatan belum berakhir seiring kezhaliman msh berlanjut. Sejenak anak negri berdoa kpd rabb sang pemilik nusantara ini.
Yaa Allah, kabulkan permohonan hamba, tdk ada yg dpt mengabulkan dan menolak doa kecuali Engkau, tdk ada waktu yg lebih Engkau kabulkan doa kecuali diwaktu antara azan dan iqamat, tdk ada saat yg lebih Engkau kabulka…n doa kecuali disaat berpuasa dan terzholimi. Yaa Rabb yg maha mendengar…ditengah kezholiman yg sedang berlangsung ini, hamba tdk lupa dgn waktu Mu yg dgnnya Engkau kabulkan setiap permintaan hamba. Munajat kpd Mu belum berakhir seiring kezholiman masih berlanjut.
Yaa Allah…
Hamba Mu dalam kungkungan jeruji dan kezholiman.
Hamba Mu disakiti dan dirampas hak hak kebebasan.
Hamba Mu dipaksa dan dipisahkan dari istri, anak2 dan keluarga.
Hamba Mu dibuat negativ dan dirusak nama baik dimata keluarga dan masyarakat.
Hamba Mu dilabeli dgn sebutan “TERORIS” dan penjahat.
Hamba Mu diperdaya dgn tipu daya dan segala kejahatan lainnya.
Hamba Mu dipaksa masuk dalam persoalan yg didalamnya hamba tidak tahu dan sedikitpun tdk terlibat dgnnya. Meski demikian mereka tetap mengkaitkan hamba dgn persoalan (bom cirebon) ini.
Hamba Mu lemah dan dgn segala kelemahan ini mereka berbuat sewenang2 diluar kemampuan hamba.
Yaa Allah…
Engkau maha melihat dan maha tahu atas segala kezholiman.
Engkau tdk pernah ridho atas segala kejahatan dan kezholiman.
Engkau yg memberi ganjaran atas segala kezholiman kaum.
Engkau dan ditangan Mu kezholiman hancur dan binasa.
Dgn maha melihat, ketidak keridho’an Mu, dan dgn ganjaran Mu maka hancurkanlah setiap kejahatan dan kezhaliman yg ada, siap pun pelakunya…
Yaa Allah…
Kepada Mu urusan ini hamba serahkan dan Engkau maha adil.
Bpk hakim, pak jaksa dan kepada siapapun…
Sebagai anak negri, saya memanggil kpd siapapun yg masih memiliki hati nur’ani: Wahai jiwa yg lemah takutlah kpd Allah atas setiap keputusan dan tindakan yang diambil, fikirkanlah sebelum datang hari penyesalan. Dunia fana, tidak pantas mengemis atasnya dan tdk layak hanya karena prestise, materil dan jabatan jika harus mengorbankan anak negri dgn menzholiminya. Jidak logis dan jauh dari nilai kejujuran jika urusan kecil dibesar besarkan demi titah sang atasan/sponsor dgn segala kepentingan dan kepuasaanya. Wal’iyadzubillah…
Bpk hakim dan pak jaksa…
Sebagai anak negri yg lemah dan terzholimi, silakan dgn kelemahan dan ketidak berdayaan ini, apa saja yg bpk inginkan dari saya karena saya dgn kelemahan ini tidak bisa apa2. Cukuplah Allah sebagai penolong saya… Laa haulaa walaa quwwata illaa billah…
Hasbunallah ni’mal wakil, ni’mal maulaa wa ni’man nashir…
Yaa Allah…
Hidayah Mu begitu luas, rahmat dan kasih sayang Mu tdk terputus bagi hamba2 Mu yg taat dan shaleh, oleh karenanya janganlah Engkau cabut hidayah dan rahmat ini selagi hamba berada di jalan Mu
Bpk hakim, pak jaksa dan kpd siapa pun…
Demikianlah coretan dan ocehan anak negri yg terzholimi…
Anak Negri yg dirampas hak haknya…
… Anak Negri yg istri-anaknya di pisahkan dari nakhkodanya…
Anak Negri hanya menyembah yg ESA…
Anak Negri yg menjadikan islam sebagai way of life/pandangan hidup…
Anak Negri yg menginginkan negara ini BALDATUN TOYYIBATUN WA RABBUN GHAFUR dgn islam dan syariatnya…
Anak Negri yg ingin merdeka dari penjajahan ideologi, fisik, ekonomi, politik dan budaya…
Anak Negri yg menginginkan kebathilan hancur lebur…
Anak Negri yg menginginkan kejujuran dan anti kedustaan…
Akulah anak Negri itu, anak Negri yg masih tersisah fitrah TAUHID “Yakfur bit thagut wa yu’minu billah” …
Anak Negri dari generasi Nabiyullah Yusuf Alaihis salam, dengan fithrah tauhid tetap lantang menolak hukum/UU raja, amir, presiden dan icon kejahatan lainnya sepanjan masa. Maha benar Allah dengan firmanNya: “…Tidaklah Yusuf menghukum saudaranya dengan hukum/UU Raja…”. QS.Yusuf:76.
Demikian pledoi “FITHRAH” ini saya buat dari balik hotel prodeo.
Semoga bermanfaat.

Depok-Mako Brimob klp dua, 16 Januari 2012.
Yg terzholimi, Anak Negri.
(DZULKIFLY LUBIS alias Abu Irhab Al Bimawy)

NB: pledoi ini kami ringkas krn sbgian besar isinya berkaitan dgn fakta yuridis bahwa al akh sebenarnya memang tdk terlibas Bom polresta Cirebon Namun demikian tetap saja beliau dituntut 10 oleh JPU sebanding dgn tuntutan yg diberikan kpd adiknya M. Sarif dll.
Allahu’musta’an.
Wallahu’alam bis shawab


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

pengunjung

%d blogger menyukai ini: