Thoriqul Huda, Al Jihad Sabiluna

Beranda » fiqh jihad » Apa itu Qital…???

Apa itu Qital…???


Apa itu Qital…???


RISALAH KE-EMPAT
JIHAD ( PERANG )

Al-Hamdulillah Syaikh Usamah bin Ladin dan Tandzim Al-Qo’idah telah memutuskan perdamaian mere-ka dengan orang kafir dalam penje-lasan yang beliau keluarkan mengenai pengumuman perang yang disertai dengan beberapa penjelasan tentang amaliyah-amaliyah jihad .. mereka juga telah mengajak orang-orang kafir untuk masuk Islam melalui sebuah kaset yang disiarkan sebulan sebelumnya .. atas dasar inilah kita tinggal melanjutkan jihad yang telah dimulai oleh tandzim Al-Qo’idah yang bergerak di lapangan, bukan di belakang layar .. kata melanjutkan ini lebih tepat karena beberapa sebab .. kita tidak mengajak untuk meraih kemuliaan yang tidak mereka miliki .. akan tetapi kami mengajak untuk melanjutkan perjalanan yang telah dimulai oleh Al-Qo’idah .. mereka telah membuka latihan untuk umat dan telah mengeluarkan fatwa atas wajibnya i’dad .. mereka berbicara tentang jihad, mereka memper-siapkannya, mereka menyerukannya dan melaksanakan jihad itu sendiri dan sekaligus menentukan musuh dan target serangan .. merekalah yang pada hari ini berperang di lapangan dan membawa cita-cita umat .. mereka adalah pergerakan yang tumbuh dari umat baik di timur maupun di barat dan mereka bukanlah satu gerakan yang berasal dari daerah tertentu .. merekalah pergerakan yang mengajak untuk membela Islam dan kembali kepadanya, mereka tidak memen-tingkan kepentingan daerah atau menyeru untuk kepentingan kedaera-han namun mereka membawa aspirasi umat secara keseluruhan .. selain itu mereka telah dibimbing oleh Alloh tidak sebagaimana pergerakan-pergerakan yang lain .. dan Allohpun telah menjadikan mereka diterima oleh umat .. semua umat ..
Intinya, ketika kami berbicara tentang mereka, maksudnya adalah agar kita menyambung perjalanan yang telah mereka mulai .. mereka berperang bukan mewakili kita .. akan tetapi mereka merupakan pioneer bagi kita dan bagi umat .. dan kita harus bergabung mengikuti jalan mereka .. kita lengkapi kekurangan mereka .. kita tutup kesalahan mereka .. kita berikan sokongan dana .. senjata .. orang .. dan kita wajib menolong mereka ..
Kemenangan adalah harapan semua orang yang berperang .. keme-nangan bertempur biasanya ditandai dengan mundurnya pasukan musuh kemudian dapat menguasai daerah dan menjarah kekayaannya .. adapun kemengan berperang adalah keber-hasilan dalam melumpuhkan kekuatan musuh dan menguasai gerakan militer musuh sehingga mereka dapat dipaksa untuk menyerah secara penuh .. kemudian fihak yang kalah mengikuti kebudayaan fihak yang menang ..

Macam-Macam Perang

Kami akan menjelaskan sesuai dengan fikroh ini yang kami harapkan fikroh tersebut dijadikan sebagai landasan bekerja… Dan barang siapa ingin tambahan maka ia mesti membaca pengalaman-pengalaman jihad dan ilmu-ilmu militer..

A. Perang Konvensional.

Secara simple dapat dikatakan perang konvensional adalah perang yang terjadi antara dua pasukan yang standar dengan menggunakan senjata yang daya hancurnya terbatas dan menggunakan standar tak tik militer.

B. Perang non Konvensional.
Yaitu perang yang menggunakan senjata-senjata non konvensional. Seper-ti senjata pemusnah massal (nuklir – kimia – biologi) atau peperangan yang dilaksanakan dengan menggunakan tak tik khusus

C. Perang Gerilya.
Perang ini dikenal dengan perang pasukan yang lemah melawan pasu-kan yang kuat….atau perang menye-rang seribu pasukan dengan sekali pukul… atau perang yang menyerang dari belakang… atau perang hit and run … atau perang dengan tentara ghaib artinya kebera-daan kamu tidak kelihatan…atau perang rakyat melawan pemerintah…

Pendahuluan Perang Gerilya

Sebenarnya permasalah ini sangat panjang, akan tetapi akan saya jelaskan secara singkan pada tujuh point:
1- Pertumbuhan dan pembentu-kan
2- Landasan berpikir
3- Organisasi
4- Senjata yang dipergunakan
5- Medan tempur
6- Tahapan-tahapan perang
7- Qiyadah Askariyah

Pertama:
Permulaan

Biasanya perang gerilya ini tumbuh dari keinginan rakyat untuk memerdekakan diri dari penguasa yang dzolim yang berasal dari kelompok minoritas yang tengah memegang kekuasaan, yang mana mereka itu tidak mengemban aspirasi rakyat…atau ingin memerdekakan diri dari penjajahan orang asing yang ingin memperbudak rakyat dan mengeruk kekayaannya … maka berontaklah orang-orang terbaik dari rakyat yang menentang kedzoliman tersebut dan mereka menyerukan untuk merdeka … dari situ tumbuhlah pergerakan politik yang bergerak mendakwahkan pemikiran mereka, yang dengan cepat membentuk sebuah organisasi yang mempunyai qiyadah, program dan pengikut … jika gerakan mereka itu gerakan revolusi dan bukan gerakan reformasi membangun … maka gerakan tersebut akan mendapat intimidasi secara besar-besaran dari pemerintah … Kemudian pemerintah akan meciduk pemimpin-pemimpi gerakan itu supaya terjadi stagnasi pada pengikut-pengikutnya … kemudian intimidasi itu semakin memuncak dengan melakukan pena-hanan terhadap para pengikut gerakan tersebut kemudian penyiksaan kemudian pembunuhan… akan tetapi kelompok tersebut tetap bersabar dalam menghadapi cobaan yang mereka hadapi pada jalan dakwah sehingga pada waktunya kelompok tersebut telah diikuti oleh banyak orang meskipun badai ujian yang menggoncang … kelompok tersebut akhirnya mulai memahami bahwa gerakan politik apapun tanpa didukung oleh kekuatan yang mengiringinya hanyalah angan-angan dan impian .. dengan tetap berdakwah dan bersabar menghadapi semua ujian kelompok itupun mulai melakukan reorganisasi namun dengan bentuk gerakan militer dengan system yang super rahasia … maka terbentuklah katibah militer yang terdiri dari beberapa fi’ah kecil yang berasal dari berbagai penjuru negeri. Kemudia katibah tersebut mulai melakukan aksi-aksi rahasia yang berupa penculikan dan pembunuhan ter-hadap a’immatul kufri (pentolan-pentolan kekafiran), sarana-sarana pemerinta-han, antek-anteknya dan lambang-lambangnya… aksi-aksi ini terse-bar di seluruh penjuru negeri .. akan tetapi biasanya pada titik tertentu aksi itu sangat sering dan menguat …setiap kali satu terungkap satu fi’ah, katibah tersebut segera menyusun kembali strategi militernya .. dengan menggunakan tak tik yang sesuai dengan kekuatan yang dia miliki yaitu ambush dan penyer-gapan.. kelompok tersebut tersebar dan menghindari berkumpul pada satu tempat .. biasanya terus disusul dengan qiyada yang mengarahkan strategi untuk memulai pertempuran di perkotaan dan pegunungan (tempat-tempat yang sulit dideteksi)..
Pada hari ini kita tengah menghadapi dua serangan .. serangan dari penjajah (Amerika-Yahudi) .. dan serangan dari pemerintah sebagai anteknya .. namun kita juga memiliki komando strategi .. yang menyerukan dakwah jihad yang akhirnya membagi dunia ini menjadi dua front .. mayoritas bangsa kitapun kini telah memahami permasalahan ini .. keinginan untuk merdeka dan revolusi pun semakin memuncak namun keinginan ini mem-butuhkah satu kelompok beriman yang memper-juangkan aspirasinya yang membe-rikan contoh dalam melakukan operasi militer terhadap kaum penjajah .. sampai permusuhanpun mengakar .. barisanpun merapat .. lalu sirnalah syubhat .. dan tirai mulai tersingkap .. rakyatpun akhirnya mengkristal .. akhirnya tidak tersisa sedikitpun tirai yang menutupi borok-borok penguasa yang menjadi antek penjajah .. dan tidak ada unsur yang menghalangi para mujahidin untuk bergerak secara terang-terangan ..

Kedua:
Landasan Berpikir Pada Periode Ini

Untuk memperjelas permasa-lahan saya lontarkan pertanyaan .. apakah pada kondisi seperti sekarang ini ada orang yang memprediksikan akan muncul seorang pemimpin yang maju menggerakkan pasu-kannya melawan pesukan persekutuan Yahudi-Salibis ..???!! Kemudian saya bertanya lagi, apakah ada orang yang mem-prediksikan datangnya suatu kesempatan untuk menegakkan dau-lah Islam yang mempersiapkan pasu-kan dan kekuatan untuk melawan musuh yang mengancam kita ..???!! .. saya sendiri tidak berpendapat seperti ini .. menurut saya sekarang adalah kita berusaha untuk membuat sel-sel jihad .. yang tidak mempunyai alamat.. tidak mempunyai tempat .. yang dapat merebut hati umat .. sehingga umat memberikan bantuan dengan segala yang dimiliki .. sel-sel tersebut mengobarkan perang gerilya dalam tataran internasional .. yang melakukan serangan demi serangan terhadap kekuatan internasional sampai kekuatan itu lumpuh serangan ini harus melalui perhitungan yang teliti dan diarahkan kepada musuh-musuh tertentu, target-target yang sesuai dengan periode-nya, pedoman operasi dan menggunakan sarana-sarana yang masyru’ dan tidak melangkah kepada tahapan berikut-nya sampai benar-benar kondisinya sesuai kita arahkan serangan itu kepa-da persekutuan Yahudi-Salibis di setiap tempat selsel tersebut akan menyongsong dari timur dan dari barat .. kemudian bertemu di bumi yang penuh berkah ..

Ketiga:
Organisasi Perang Gerilya

1- Bidang politik, yaitu satu gerakan aliran pemikiran yang matang .. mempunyai agenda perubahan yang jelas ..
2- Sayap militer, yaiu satu sayap yang bergerak secara rahasia .. yang merupakan tangan besi yang perkasa .. sayap ini terdiri dari dua katibah:
A. Satu katibah yang bergerak secara rahasia di perkotaan ..
B. Satu katibah semi konvensional yang tinggal di daerah-daerahpegunungan dan hutan .. atau daerah yang telah dikuasai .. atau daerah yang kekuasaan penjajah atau negara di sana melemah .. atau daerah anshor .. dsb. katibah inilah yang dikenal sebagai pasukan gerilya .. meskipn sebenarnya semua gerakan revolusi disebut sebagai perang gerilya ..

Katibah pertama: terdiri dari fi’ah-fi’ah yang beroperasi secara rahasia di perkotaan. Dan satu fi’ah terdiri dari empat tho’ifah pokok.

1. Qiyadah.

Yang terdiri dari dua orang (ketua dan wakil)
Sifat-sifat yang harus dimiliki tho’ifah ini adalah:
a. Berfikir strategis dan Bijaksana .. dia memahami betul bahwa dia bekerja di perkotaan, akan tetapi dia mempunyai hubungan secara moral dengan qiyadah tertinggi meskipun tidak pernah ada hubungan secara organisatoris .. dan bijaksana dalam mengatur dan mempersiapkan anggotanya untuk bertempur baik secara politik, scurity dan militer .. pada kondisi seperti sekarang ini
b. Faham politik dan organisasi .. dia memahami strategi pertempuran sehingga dia faham apa yang harus dia kerjakan setiap saat tanpa harus ada hubungan dengan qiyadah tertinggi .. yang bisa jadi dia tidak mempunyai hubungan apapun dengan qiyadah tersebut kecuali hanya kesamaan tujuan dalam bingkai kemaslahatan dien dan ummat .. dan dia memahami organisasi supaya dia dapat melaksanakan agenda pekerjaannya secara tertib tanpa banyak kesalahan ..
c. Kemampuan militer yang handal yang berupa keberanian, kemampuan memimpin, membu-at perencanaan dengan baik dan ilmu militer secara umum ..dst.
d. Mempunyai kemampuan untuk mendakwahi orang lain.

Tugas qiyadah:

Memilih dan mengajak orang-orang di daerahnya yang mempunyai kelayakan untuk melakukan operasi militer .. atau teman-teman sekolahnya .. atau teman-teman kerjanya .. untuk ikut bergabung dengan katibahnya ..
a. Mentadrib semua tho’ifah yang menjadi bawahannya sesuai dengan spesialisasinya masing-masing ..
b. Membuat sistem komunikasi dengan bawahannya secara aman
c. Memenuhi kebutuhan dana yang diperlukan dalam amaliyah .. atau dana untuk orang yang dia tunjuk untuk bekerja secara penuh dalam operasi .. dan ini tidak kami sarankan dan kami selalu menyarankan agar tidak mempe-kerjakan seorang anggota secara penuh kecuali darurat ..
d. Membuat perencanaan untuk amaliyat seperti menentukan target, observasi dan survei me-nyiapkan langkah amaliyah me-nyiapkan sarana yang dibutuh-kan dalam amaliyah .. men-tadrib semua para eksekutor sesuai dengan bagiannya masing-masing .. melaksanakan amaliyah .. withdrowl, keluar dari medan amaliyah .. membuat sistem keamanan seusai amaliyah .. semua eksekkutor amaliyat sebelumnya harus disembunyikan

2. Tho’ifah pengumpul data.

Tho’ifah ini tidak boleh lebih dari empat orang yang dipisah menjadi dua group, satu group dua orang ..
Sifat-sifat yang harus dimiliki oleh tho’ifah ini:
a. Mampu untuk menukul data dan menulisnya..
b. Mempunyai kemampuan komu-nikasi yang baik dengan orang lain ..
c. Beberapa ketrampilan seni seperti memotret dan menggambar ..
d. Dapat berinteraksi dan bereaksi dengan baik ..
e. Mempunyai wawasan yang luas .. menguasa bahasa asing .. bisa menggunakan koputer ..
f. Sabar dalam mencari data secara lengkap

Tugas-tugasnya:

a. Survei terhadap target-target yang telah ditentukan oleh qiyadah secara cermat
b. Melaporkan kondisi keamanan wilayah disekitar target kepada qiyadah dengan laporan yang hidup
c. Menulis catatan survei lapangan pada target .. bukan analisa hasil survei .. catatan ini di namakan “ File Target” yang berisi berbagai data yang dibutuhkan tentang target baik berupa tulisan maupun gambar jika memung-kinkan ..

Spesialisasi:

a. Seorang penggambar.
b. Seorang photografer
c. Seorang yang pandai dalam kominikasi dan sandi ..
d. Semua anggota telah mengikuti training intelejen .. semua anggota mahir dalam melukis, memotret dan berkomunikasi .. namun akan tetap ada orang yang lebih menonjol dalam satu pekerjaan tertentu, sehingga dia ditugasi pekerjaan yang ia mahir di dalamnya.

3. Tho’ifah perlengkapan

Tho’ifah ini sebaiknya tidak lebih dari empat orang yang di bagi menjadi dua group, satu bidang penggambaran dan satu lagi bidang administrasi ..

Sifat-sifat yang harus mereka miliki:
a. Pemberani ..
b. Scurity yang tinggi ..
c. Mahir dalam berinteraksi secara umum ..
d. Tenang dan dingin .. waspada penuh ..

Tugas-tugas:

a. Menyiapkan maket untuk amaliyah ..
b. Menyiapkan bahan-bahan dan persen-jataan yang dibutuhkan untuk amaliyah .
c. Menyiapkan rumah yang aman sebelum dan sesudah mengada-kan amaliyah ..
d. Menyiapkan dokumen perjalanan dan karcis-karcis transportasi sebelum dan sesudah amaliyah ..
e. Mengenal jalan-jalan dan jalur-jalur yang resmi dan yang tidak resmi ..

Spesialisasi:

a. Satu group yang terdiri dari dua orang bagian administrasi .. yang mahir dalam membeli persenja-taan dan melarikannya .. menye-wa rumah dan mobil .. faham dengan cara-cara menyimpan dan menimbun .. punya koneksi dengan dokter ..
b. Satu group yang terdiri dari dua orang di bidang penggambaran .. menguasai elektronik .. eksplosif dan menyiapkanya .. dokumen .. racun .. dst.

4. Tho’ifah eksekutor.

Jumlah mereka disesuaikan de-ngan besar kecilnya amaliyah.
Sifat-sifat yang harus dimiliki:
a. Sabar … sabar .. dan sabar ..
b. Pemberani .. ruh pengorbanan ..
c. Disiplin dan serius ..
d. Tekad yang kuat ..

Tugas-tugas:

Pelaksana amaliyah.. keberhasilan dari semua kerja keras sebelumnya tergantung pada pelaksanaan mereka .. baik ketika pelaksanaan atau ketika withdrowl atau ketika bersembunyi ..

Spesialisasi:

a. Mahir dalam menggunakan sen-jata ringan ..
b. Mahir dalam perkelahian tangan kosong dan menggunakan pisau ..
c. Mahir dalam gerakan-gerakan penyerangan seperti maju, menyergap dan withdrawl ..
d. Mahir mengendalikan berbagai macam sarana transportasi (motor .. mobil dalam berbagai ukuran .. traktor .. pesawat .. dsb.)

Inilah contoh organisasi katibah jihad yang dapat dapat melaksanakan lebih dari satu amaliyah ..namun ada bentuk organisasi lain yang hanya melaksanakan satu amaliyah saja .. dan saya hanya memberikan satu contoh saja disini dengan sedikit penjelasan .. yaitu amaliyah yang dilakukan oleh seorang pahlawan Anas Al-Kandari .. kelompok ini melaksanakan semua pekerjaannya sendiri sejak dari awal sampai akhir .. dan bentuk yang pertamalah yang dapat dikembangkan secara lebih luas dan lebih besar.
Dengan demikian maka jumlah personal satu katibah itu adalah 15 mujahid dan mungkin bisa lebih sampai 20 mujahid sesuai dengan besarnyaamaliyah .. dan kami tidak menyarankan lebih dari itu untuk amaliyah di perkotaan .. untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan ..

Saran-saran:

A. Jajaran qiyadahlah yang memilih keanggotaan dan mengenali mereka .. setiap tho’ifah tidak mengenal tho’ifah yang lainnya .. komunikasi hanya terjadi antara qiyadah dan tho’ifah .. tidak ada komunikasi apapun antar tho’ifah
B. Termasuk hal yang penting adalah hendaknya anggota katibah ini hidup seperti orang biasa, melaksanakan kegiatan harian .. dan mereka menggunakan kegiatan jihad pada waktu-waktu kosong ..
C. Semakin sedikit anggota semakin besar peluang keberhasilan ..
D. Semakin tepat waktu dalam memberikan data kepada batalyon semakin besar kemam-puan untuk melaksanakan ama-liyah dengan sukses dengan tanpa ada kejutan ..
E. Permasalahan yang paling berbahaya adalah keluarnya tim eksekutor dari medan amaliyah setelah melakukan serangan .. dan sangat disayangkan katika itulah seringkali mendapatkan berbagai pengalaman jihad .. saya perkirakan karena itulah salah satu modus serangan yang digunakan oleh tandzim Al-Qo’idah adalah amaliyah istisyhadiyah, supaya tidak mengalami kerugian ketika withdrawl .. maka hendaknya qiyadah membuat perencanaan yang baik untuk withdrawl dan memberikan perhatian yang lebih besar dari perencanaan penyerangan ..
F. Jika keberadaan katibah ini diketahui oleh orang selain dari anggota .. maka katibah ini harus segera membubarkan diri dan bergabung dengan katibah yang bergerak di daerah yang sulit (pegunungan, hutan dsb.)
G. Keberhasilan sangat tergantung dengan kerahasiaan .. kerahasiaan tergantung kemahiran kamu dalam bertindak seperti orang biasa sehingga tidak mengundang perhatian .. dan anggota yang tidak bisa memalingkan perhatian orang lain dari dirinya, ia tidak layak untuk bekerja secara rahasia.
H. Kami nasehatkan kepada ikhwan-ikhwan yang melakukan gerilya hendaknya menjadikan contoh diatas sebagai pijakan dasar kemudian mengembangkannya sesuai dengan daerah operasinya .. maka seorang komandan lapangan tidak boleh menetapkan diri dengan satu cara yang paten, akan tetapi harus selalu mengem-bangkannya sesuai dengan periode dan kondisinya ..

Kedua: Organisasi gerilya di daerah yang sulit (hutan dan pegunungan):

Contoh yang paling tepat adalah Katibah .. yang disusun sesuai dengan jumlahnya .. yang paling kecil adalah jama’ah kemudian fashilah kemudian sariyah kemudian katibah .. susunan ini mirip dengan susunan lawannya yaitu pasukan reguler ..akan tetapi perbedaannya adalah pada susunan jumlahnya dan spesialisasinya .. kelompok ini dibentuk sesui dengan tabiat ground nya dan luas wilayah dan tugas-tugasnya.

Keempat:
Pembentukan Dan Pengorganisasian Perang Gerilya

Permulaan selalu dimulai dari fi’ah .. fi’ah-fi’ah muqotilah ini biasanya terdiri dari anggota-anggota yang memenuhi berbagai spesialisasi yang dibutuhkan pada tahap awal .. biasanya anggotanya mencapai 25 orang yang mencakup berbagai spesialisasi, yaitu (komandan, wakil, 2 orang colt kamando man, 2 orang bomber anti tank (ketika persenjataan mencukupi setiap personal harus membawa satu roket anti tank), 2 orang anti pesawat, 2 orang thopografer, 2 orang group mortar komando, 2 orang dokter, 2 orang spesialis mutafajjirot (bom) dan al-ghom (ranjau), 6 orang rifle man, 2 orang sniper, seorang bagian komunikasi) ..
Kemudian empat fi’ah mem-bentuk satu kirdas .. kemudian empat kirdas membentuk satu sariyah .. kemudian empat sariyah membentuk satu katibah ..
Satu sariyah beroperasi di satu daerah yang luasnya 50 km².
Secara administrasi setiap fi’ah membawa persediaan logistiknnya masing-masing .. juga membuat tim-bunan-timbunan makanan dan amunisi di daerah operasinya yang mencukupi untuk kesinambungan amaliyah ..
Tugas mereka adalah mengatur kelompok-kelompok ini agar tidak mengadakan konfrontasi secara langsung akan tetapi menyerang begian-bagian belakang musuh seperti tempat-tempat penimbunan logistik dan amunisi .. menga-dakan kerja-kerja ambush .. menyergap target-target yang sesuai dengan jumlah pasukan .. karena perang gerilya mengandalkan kelihaian khud’ah (tipudaya) .. dahulu orang mengatakan:
“Jika kuat tunjukkan kelemahan .. jika mampu bergerak tunjukkan tidak bisa bergerak .. jika dekat tunjukkan bahwa kita jauh .. dan jika jauh tampakkan bahwa kita dekat .. jika musuh bergerak diamlah .. jika musuh diam seranglah .. jika musuh bergerak maju buatlah tipudaya agar mereka semakin maju .. jika musuh lagi goncang sergaplah .. jika musuh banyak, adakan persiapan untuk menghadapinya .. jika musuh kuat menjauhlah .. jika musuh sedang marah, bikinlah risau .. jika musuh tenang, bikin sibuk .. jika musuh bersatu, cerai-beraikan .. sergaplah pada tempat-tempat yang mereka tidak siap .. pergilah ke tempat yang tidak mereka perkirakan .. inilah ciri khas perang gerilya yang akan menghantarkan kepada kemenangan.”
Ini adalah peringatan untuk semua revolusioner .. dan alumni kamp Al-Faruq
Dan saya yakin seandainya ikhwan-ikhwan bisa membebaskan beberapa wilayah yang siap menjadi kamp dan tempat gerilya .. saya yakin syaikh Usamah bin Ladin dan ikhwan-ikhwan yang bersama beliau akan berpindah kesana .. untuk memimpin pertempuran dari daerah Arab ..

Kelima:
Persenjataan

Bagi kelompok yang beroperasi di perkotaan menggunakan senjata-senjata ringan. Dimulai dari pisau, pistol, rifle, mesin gun .. juga menggunakan roket anti tank .. dan roket anti pesawat .. juga menggunakan racun dan eksplosif .. juga harus mempunyai kemampuan untuk merubah benda-benda yang berada di kota menjadi alat pembunuh .. atau gas elpiji menjadi eksplosif atau racun .. dan bensin menjadi bom molotof ..
Adapun kelompok yang bergerak di hutan dan pegunungan mengandal-kan senjata api, mutafajjirot dan kamin (jebakan) .. dan semua jenis senjata dari senjata ringan sampai senjata berat sesuai dengan tahapan perang yang dijalani ..
Dan saya ulangi sekali lagi hendaknya ikhwan-ikhwan mempu-nyai pegangan dan simpanan senjata dan amunisi .. karena pada suatu saat bisa jadi ia akan kehabisan senjata karena musuh senantiasa berusaha untuk merampas senjata dari kaum muslimin supaya mereka mudah untuk dikuasai ..

Keenam:
Wilayah Operasi

Pada bidang politik ..
Memberikan penjelasan-penjela-san kepada umat .. umat secara keseluruhan .. pada berbagai tingkatan dan status sosial .. di setiap tempat dan dengan bebagai sarana .. mimbar-mimbar masjid .. bulletin .. seminar .. mailing list .. klub-klub .. majalah .. kaset dan vidio .. radio dan televisi .. internet .. forum-forum ilmiyah .. penggerakan masa .. seperti demonstrasi .. dan segala gerakan politik yang menyuarakan penenta-ngan ..
Adapun pada bidang militer..
Menggarap dua bidang pekerjaan, bidang perang teknologi dan bidang perang konfensional
Bidang teknologi ini merupakan bentuk jihad modern .. yang hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu saja .. yang berupa tiga spesialisasi .. [cyber .. biologi .. kimia] .. mungkin masih ada lagi bentuk yang mempunyai fungsi yang sama yang saya tidak tahu ..
Bidang cyber bekerja menghan-curkan jaringan internet musuh .. dan membikin kekacauan pada bebagai kepentingannya .. harta .. militer .. scurity .. kebudayaan .. dan segala pekerjaan yang pengorganisa-siannya dan rahasia-rahasianya menggunakan jaringan komputer .. atau menggerakkan roket / rudal .. maka mujahid yang mempunyai sepesia-lisasi di dalam bidang ini ia harus bekerja keras untuk membuat virus yang dapat merusak jaringan internet .. supaya mereka dapat melakukan kekacauan pada musuh .. dan meng-guncang keuangan mereka untuk menjaga sistem internet mereka .. menghancurkan program internet mereka sehingga mereka tidak tahu apa yang harus mereka perbuat ..
Dari bidang bilogi .. kita telah berhasil menyerang musuh dengan berbagai penyakit .. bahkan sebagian daerah telah diuji cobakan untuk beberapa unsur biologi .. mungkin antrak .. mungkin sars .. mungkin flu burung .. supaya musuh gentar dan gelisah dibuatnya ..
Di bidang kimia .. beberapa waktu yang lalu pasukan amerika dan inggris keracunan .. tujuh bulan yang lalu kita mendengan di Kabul sekitar 400 pasukan inggris terkena racun kulit 100 di antaranya dalam keadaan kritis .. seminggu yang lalu kita mendengar 100 tentara Amerika juga terkena .kasus yang sama .. racun atau gas ini tidak dibuat oleh satu atau dua orang saja .. akan tetapi dibuat oleh beberapa group mujahidin .. bagaimana kalau kita contoh cara Rusia dalam membebaskan sandera pada sebuah amaliyah yang dilancarkan mujahidin di sebuah bioskop di Moskow, kota contoh untuk kita lakukan terhadap bioskop-bioskop dan diskotik-diskotik orang-orang Amerika .. mereka setiap hari menjatuhkan bom cerdik dan bom dungunya yang membunuh ratusan wanita dan anak-anak .. apa mereka anggap anak-anak dan wanita-wanita kita tidak ada harganya ..
Kelompok yang bergerak dibi-dang perang konfensional. Bidang ini mengandalkan:
• Persiapan peperangan yang baik
• Pengendalian peperangan dan penentuan target yang baik

Persiapan Perang

Supaya kerja kita tidak sia-sia .. kita harus memenuhi sarana-sarana yang akan menjamin terlaksananya perang .. berikutnya persenjataan kita, amunisi kita, logistik kita dan uang kita, kita ambil dari musuh .. untuk merealisasikan sabda Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam, :

وَجُعِلَ رِزْقِي تحْتَ ظِلِ رُمْحِي
“Dijadikan rizkiku dibawah naungan tombakku.”..
Berikut ini ada beberapa point penting yang perlu disiapkan:
• Senjata yang baik dan sesuai dengan medan tempur .. (kaji buku Zubdatusy Syuroh Fidz Dzakhiroh Was Silah) .. di buku tersebut disebutkan ciri-ciri dan kelebihan berbagai senjata dan sekaligus disebutkan harganya masing-masing. Di situ juga disebutkan cara penggunaannya di lapangan ..
• Amunisi .. supaya senjata kita tidak berubah menjadi layaknya kayu bakar .. kita harus memiliki amunisi yang cukup .. kita juga harus menyimpannya dengan baik supaya tidak misfire karena lembab
• Kita juga harus menimbun eksplosif, detonator dan granad dalam jumlah yang besar ..
• Senjata-senjata anti pesawat .. karena musuh tidak berani maju sama-sekali kecuali setelah mereka yakin bahwa pesawat tempur mereka telah memnyapu bersih daerah yang akan mereka masuki .. hendaknya ikhwan-ikhwan bisa mendapatkan senjata-senjata anti pesawat yang mempunyai jangkauan yang jauh .. senjata semacam ini diproduksi oleh Cina dan Rusia .. dan gudang persenjataan pasukan harus dipenuhi dengan persenjataan semacam ini ..
• Sarana-sarana medis .. dokter .. yang akan menangani pasukan yang terlukan .
Singkatnya .. persiapan sarana peperangan dengan baik akan mempermudah untuk meraih kemenangan .. maka jangan sekali-kali meremehkan sarana dalam sebuah amaliyat .. yang akan mengakibatkan banyak pasukan yang akan tertawan lantaran sedikitnya persiapan sarana perang ..

Pengendalian Peperangan

Untuk memasuki peperangan apapun harus memenuhi beberapa data pokok yang akan dijadikan pertimbangan untuk menentukan target .. di antaranya adalah berusaha untuk mendapatkan data tentang musuh yang disebut sebagai survei musuh .. di antaranya adalah mengukur kemampuan kita dan sarana yang kita miliki .. ini disebut dengan mempelajari kekuatan pasukan .. dari dua kegiatan tersebut akan membuahkan perencanaan yang sesuai .. mau menyerang atau mau menjauhi sebuah target ..
Yang tidak kalah pentingnya juga mengetahui tak tik yang akan digunakan musuh pada peperangan yang akan datang. Tak tik musuh ini bisa meringkas menjadi tiga point pokok:
• Menggunakan angkatan udara untuk menghancurkan bangunan bawah tanah, bangunan-bangunan penting, kesatuan-kesatuan militer dan sistem komunikasi darat dan komunikasi udara (radio) ..
• Menggunakan antek-antek (munafiqin) dari penduduk setempat sebagai kekuatan darat yang akan memulai perang di lapangan ..
• Pasukan dari persekutuan Yahudi-Salibis sebagai pemegang kekuasaan di daerah yang telah dikuasai dengan menggu-nakan bombardir dari udara dan serangan darat yang dilakukan oleh orang-orang munafiq ..

Menyesuaikan Peperangan Dengan Kemampuan

Memang benar musuh memiliki kekuatan udara yang hebat .. dan kemajuan yang sulit kita tandingi .. akan tetapi dari pengalaman perang yang pernah terjadi .. kekuatan udara ini tidak akan dapat mengu-asai daerah sama sekali tanpa angkatan darat .. ini titik lemah pertama pada musuh .. adapun titik lemah yang paling utama adalah terletak pada watak pasukan khusus Amerika atau yang disebut sebagai Marinz dan Komando .. tentara semacam ini meskipun telah menyelesaikan berbagai latihan yang bermacam-macam mereka tidak siap untuk berperang .. dari penga-laman yang telah lalu dapat kita katakan mereka hanya siap menguasai daerah yang tidak ada laki-lakinya dan tidak ada senjatanya .. untuk menjelaskan permasala-han ini kami katakan .. Amerika Serikat telah mengalami kerugian pada semua pertempu-ran darat melawan kaum muslimin di Somalia. Begitu juga pada empat amaliyat yang mereka lakukan untuk menurunkan pasukan dari pesawat helikopter dai Afghanistan, yaitu .. amaliyah pada saat menurunkan pasukan di rumah amirul mukminin .. amaliyah yang direkam dalam upaya untuk menguasai bandara Safar sebelah selatan Kandahar .. penurunan pasu-kan di Sahi Kut .. amaliyah di gunung Malik tempat mu’askar ikhwan-ikhwan Balwasy .. Amerika telah mengalami kerugian yang besar dan memalukan .. saya berharap ikhwan-ikhwan yang pulang dari Afghanis-tan menulis kronologi amaliyah ini terutama amaliyah di bandara Safar dan di gunung Malik ..
Dari pengalaman yang telah lalu — bukan perkiraan dan prediksi — kita unggul di darat .. dan saya katakan sekarang kita bisa mengungguli kesatuan tempur udara Amerika ..!!!!!!
Ya, kita bisa mengungguli dengan dua cara:

Cara pertama; mengeluarkannya dari medan perang

Yaitu dengan cara mengadakan amali-yat-amaliyat di pangkalan-pangkalan udara yang dimiliki oleh persekutuan Salibis-Yahudi yang terdapat di daerah kita .. di Mesir .. Saudi .. Yaman .. Amman .. Qatar .. Bahrain .. Emerat Arab .. Kuwait .. perairan teluk Arab .. Yordan .. Palestina .. Turki
Inilah kewajiban kita ..pangkalan-pang-kalan ini berada di negeri kita .. sungguh memalukan .. dari sanalah ikhwan-ikhwan kita dibunuh dan wanita-wanita kita diper-kosa di Irak .. maka kita harus berusaha keras untuk menyerang dan menghancurkan pesawat-pesawat tersebut dan mencu-lik para pilotnya .. menghancurkan tempat-tempat pengisian bahan bakarnya .. amaliya ini bisa dilakukan dilaut dengan menyerang kapal-kapal induk.. dan di darat dengan menyerang pangkalan-pangkalan udara .. dan juga di udara dengan menembakkan roket ketika take off untuk berangkat perang.

Cara kedua; menghindarinya di medan perang

Yaitu dengan mencari markas yang strategis dan tersembunyi yang sulit untuk diserang oleh pasukan darat .. ketika pasukan darat telah mendekat mereka diperangkap dengan perangkap yang telah diper-siapkan kemudian mujahidin masuk kedalam barisan musuh dan menye-rangnya .. dalam kondisi yang sangat berdekatan dengan musuh pesawat akan kesualitan menembakkan roketnya .. karena akan mengenai pasukannya sendiri .. inilah yang diceritakan ikhwan-ikhwan ketika berpe-rang melawan orang-orang munafiq yang dibantu dengan kekuatan udara ..
Ini semua bukanlah khayalan saya akan tetapi ini adalah pengalaman nyata .. yang atas karunia Alloh telah saya buktikan keberhasilannya .. baca juga peristiwa pengepungan dua bandara di Khusat tahun 1990 ..
Kami tekankan lagi di sini dan kami ulangi bahwa target-target yang harus kita serang pada tahapan seka-rang ini adalah segi tiga keparat (Yahudi [baik yang di Palestina maupun yang diluar Palestina], Nasrani Barat [AS] dan Nasrani Timur [Rusia]). Berdasarkan firman Alloh:

فَإِنْ عَاقَبْتُمْ فَعَاقِبُوْا بِمِثْلِ مَا عُوْقِبْتُمْ بِهِ
“Jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu.
Kekuatan dunia sekarang ini sama sekali tidak menghormati harga diri kita .. dan saya berpendapat bahwa titik terpenting yang harus diserang adalah perekonomi-annya selain target-target yang memukul mereka [personal / lembaga-lembaga nuklir yang mereka miliki / jaringan internet / sarana-sarana militer / bangunan-bangunan penting / bangunan-bangunan bawah tanah seperti instalasi listrik dan air, jalan, jembatan .. dst. / tempat-tempat ibadah mereka / pasar-pasar dan tempat-tempat berkumpul mereka / kantong-kantong minyak yang mereka miliki yang mereka curi dari kita …] dan setiap orang Islam yang memiliki spesialisasi harus bekerja sesuai dengan spesialisasi yang ia kuasai .. amaliyat-amaliyat ini harus kita lakukan disetiap tempat di seluruh penjuru dunia yang dapat kita jangkau .. khususnya di negara-negara teluk yangmenjadi kancah peperangan ..
Pada tahapan sekarang ini yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut:
1. Kristalisasi .. kita buat peperangan ini antara dua pihak .. mujahidin bersama dengan umat melawan Yahudi-Salibis bersama pemerin-tah yang menjadi antek Yahudi-Salibis ..
2. Jangan belas kasih kepada musuh dan kita harus bersikap sekeras-kerasnya kepada mereka dan terus menteror .. sungguh kita telah merasakan banyak kepahi-tan dari mereka ..
3. Tidak tergantung pada satu daerah tertentu atau menguasai daerah tertentu
4. Perang dilaksanakan bersama-sama umat yang dipersenjatai ..
5. Memperluas medan pertempuran
6. Memperkuat mental dan moral ..

Alangkah bagusnya sya’ir berikut:
Jangan kau putus ekor ular lalu kau lepas
Jika kau ingin membunuhnya pukullah kepalanya ….
Musuh itu meskipun menampakkan kasih sayang
Jika ada kesempatan ia akan menerkam kamu …

Beberapa Target Khusus:
Pemerintah Kafir ..

Ada perbedaan antara pemerintah kafir di dalam negeri kaum muslimin dan antara pemerintah kafir di Barat .. di negara Barat kita tahu disana banyak lembaga lembaga-sosial, sara-na-sarana umum, pusat-pusat peneli-tian. Sedangkan membunuh presiden-nya tidak banyak artinya sehingga kita tidak usah menyibukkan diri untuk membunuh-nya. Negara-negara terse-but mempunya kegiatan-kegiatan yang sudah paten dan setiap lembaga mempunyai peran untuk mewujudkan kemaslahatan negara dan kesejah-teraan rakyat .. sehingga pemerintah itu akan jatuh dengan sendirinya jika ia tidak mampu melaksanakan programnya ..
Adapun pemerintah yang berku-asa di negeri kita berbeda dengan pemerintah yang berkuasa di negara-negara Barat .. beberapa penguasa penting untuk di bunuh .. untuk menciptakan kekacauan intern atau kekoso-ngan kekuasaan yang banyak membantu kita untuk meraih kemenangan .. misalnya Fahd kema-tian sekarang ini akan memicu persengketaan kekuasaan dan kekisru-han keluarga kerajaan yang keadaan seperti ini akan membantu untuk menyelesaikan keluarga kerajaan .. kemudian AS akan kehilangan antek utamanya .. begitu juga pembunuhan presiden Yaman sekarang sebelum ia menyerahkan negaranya ke Barat akan mengakibatkan kekosongan kekuasaan yang akan membantu untuk pergerakan Islam yang akan merembet ke negara-negara Arab lainnya dan kita harus tahu bahwa kemerdekaan rakyat Yaman yang ahli perang itu merupakan harapan bangsa Arab secara keseluruhan untuk mewujudkan kemerdekaan dan kemenangan .. bangsa yang ditakuti Barat .. bangsa yang Zuhud .. kemewahan tidak bisa membunuh kejan-tanannya .. bangsa yang ahli berperang .. yang membawa senjata .. para pemuda hendaknya berusaha membunuh dua penguasa ini .. namun hal ini tidak boleh melupakan kita untuk menyerang persekutuan Yahudi-Salibis yang berada di kedua negara tersebut .. karena dua target itu saling membantu satu sama lain ..
Begitu juga Pakistan, kita sangat perlu untuk membunuh presiden pengkhianat itu, P. Musyarrof untuk membebaskan rakyat Pakistan dari cengkeramannya .. pembu-nuhannya juga akan membantu untuk mengembalikan lagi pemerintah Tholi-ban .. namun kita tidak boleh melupakan kepentingan persekutuan Salibis-Yahudi yang berada di negara tersebut .. karena kedua target itu saling membantu satu sama lain ..
Adapun negara-negara teluk lainnya akan hancur dengan sendiri-nya .. karena mereka tidak ada yang perlu diperhitung-kan.. misalnya Emirat Arab yang dikuasai oleh seorang entek yang diutus untuk memerintah di sana .. pasukan keamanan-nya bukan dari penduduk negeri .. sama dengan negara-negara Arab yang lainnya .. oleh karena itu yang terpenting di negara-negara tersebut kita menyerang kepen-tingan-kepentingan persekutuan Yahudi-Salibis ..
Dan sebagian penguasa tidak mempunyai peran yang berarti, dan jika ia jatuh akan segera digantikan oleh kader-kader negara tersebut .. oleh karena itu yang terpenting di negara-negara seperti ini adalah menyerang kepentingan-kepentingan peeersekutuan Yahudi-Salibis ..
Adapun daerah-daerah yang jauh dari medan pertempuran seperti Asia Tenggara .. kita cukup menyerang kepentingan persekutuan Yahudi-Salibis ..

Catatan penting:

Ketika kita berhasil membebaskan suatu daerah dan kita berhasil menawan beberapa tentara musuh .. maka kita harus segera menuntut pembebasan ikhwan-ikhwan yang ditawan di Guantanamo .. ini harus selalu menjadi bahan pemikiran kita dan jangan samapi kita melupakannya

Perhatian :

Amaliyah istisyhadiyah dan me-nyerang orang-orang kafir sipill meru-pakan kunci kemenangan dan senjata yang strategis.
Menyerang pangkalan-pangkalan udara AS yang berada di negara kita akan mengacaukan banyak proyek AS

Tahapan-Tahapan Perang Gerilya

Para komandan perang membagi tahapan perang gerilya itu menjadi tiga tahapan:
Tahapan pertama : periode keka-cauan.

Ini adalah tahapan yang paling panjang, paling berat dan paling susah pada kedua belah fihak .. dan yang sabarlah yang akan meraih keme-nangan .. pasukan yang kuat akan berusaha dengan berbagai cara untuk memusnahkan yang lemah .. dari sisi militer .. ia akan menyerang dengan sekuat tenaga .. dari sisi politik ia akan berusaha untuk memisahkannya dari masyarakat supaya ia tidak mendapat dukungan masyarakat dan dunia .. oleh karena itu para gerilyawan yang berperang melawan persekutuan Salibis-Yahudi dituntut dua hal:
Pertama; dari sisi militer terus melakukan serangan terhadap titik-titik penting untuk mengacaukan musuh .. baik secara ekonomi, politik, keamanan, sosial, mental dan militer.. dengan tujuan untuk merobohkan negara .. dan kehilangan keseim-bangan .. dan kehilangan kemampuan untuk menjaga rakyatnya di berbagai tempat .. serangan ini haruslah:
1. Diberbagai bumi umat Islam khususnya di timur tengah .. inilah yang mampu dilakukan oleh rakyat .. dan inilah kiwajiban mereka, menjadikan bumi mereka sebagai kuburan musuh ..
2. Di semua negara persekutuan Salibis-Yahudi .. serangan sema-cam ini membutuhkan persiapan yang matang .. dan ini adalah kewajiban jama’ah-jama’ah jihad .. akan tetapi jama’ah-jama’ah lain yang mampu pun juga wajib melakukannya .. jangan ada yang ketinggalan ..
3. Serangan ini juga harus dilakukan di seluruh tubuh umat Islam yang terbentang di seluruh penjuru dunia. Persiapan untuk melakukan serangan semacam ini lebih ringan dari pada poin sebelumnya. Yang penting supaya musuh benar-benar faham bahwa mereka tertolak di barbagai tempat, baik di dalam negeri mereka maupun di luar negeri mereka.
4. Juga harus dilakukan amaliyah-amaliyah yang telak terhadap pasukan musuh .. di barisan-barisan belakang dan tempat-tempat peristirahatan dan jangan sampai mengadakan konfrontasi secara berhadap-hadapan .. amaliyah-amaliyah semacam ini akan sangat berkesan dan akan membuat musuh kehilangan percaya diri atas kemampuannya untuk menjaga eksistensinya di muka bumi .. lalu bagai mana ia akan berperang !!
Dan kamp-kamp mujahidin yang menjadi tempat berangkat pasukan adalah perkotaan (saya harap pembaca untuk mengkaji tulisan tentang perang di Berut dan Swiss, dan usaha untuk mengkacaukan suasana di Palestina sekarang) .. karena ada yang mema-hami bahwa komandan itu harus meninggalkan negara yang akan diserang .. memang teori ini mem-punyai kajian scurity yang bisa diterima, akan tetapi lain halnya kalau kita akan mengadakan amaliyat di negara musuh atau di seluruh penjuru dunia .. agar keluar dari perdebatan ini kami katakan, sel-sel jihad yang sudah tersingkap keberadaannya ia mempunyai dua pilihan:
a. Berpindang ke propinsi atau negara lain
b. Atau membuat kamp-kamp baru di tempat-tempat yang sulit (seperti pengunungan dan hutan) atau bergabung dengan kelompok-kelompok yang beroperasi di tempat-tempat yang sulit ..
Tempat-tempat yang sulit ini banyak di miliki umat Islam: pegunungan Yaman .. As-Suroh .. Tihamah .. Saina’ .. gunung hijau .. pegunungan di daerah Maroko .. hutan-hutan di Sudan .. pegunungan Kurdistan .. pegunungan Afghanistan dan Pakistan .. hutan-hutan di Asia Timur .. dll. .. namun saya berpendapat bahwa kota itu lebih sulit karena berada di tengah-tengah hutan manusia .. jika kita bisa membuat system keamanan .. karena keadaan ini akan menghalangi musuh untuk menggunakan senjatanya ..

Kedua dari sisi politis
1- jangan sekali-kali mengadakan kontak senjata secara berhadap-hadapan dengan musuh .. secara mutlak .. jangan senang dengan kemenangan yang semu yang diwujudkan dengan gencatan senjata .. musuh lah yang tetap lebih kuat .. dan musuh juga tetap tidak bisa memusnahkan kita baik secara politik maupun secara militer .. maka camkan betul-betul masalah ini .. pada periode ini tutuplah rapat-rapat pintu perda-maian ..
2- memanfaat secara maksimal hasil-hasil pertempuran melalui berba-gai sarana polotik .. dimanfaatkan untuk memisah-kan antara penguasa dan rakyat dari sisi intern .. menjatuhkan wibawa penguasa dari sisi ekstern .. untuk membuat satu gerakan politik .. dan membuat gerakan pembang-kangan sebagai implikasi gerakan politik tersebut

Inilah periode yang tengah kita hadapi sekarang .. sampai disini kita cukupkan pembicaraan .. kita akan tunggu perkembangannya dilapangan .. sesuai dengan kondisis medan dan kemampuan para komandan yang mengendalikan peperangn .. dan kami tidak bisa membahas penjelasan pada dua peride yang akan datang, yaitu:

Tahapan kedua tahapan konsoli-dasi, mulai mengkonsentra-sikan kekuatan dan menggunakan persenja-taan altileri .
.
Tahapan ketiga tahapan penguku-han, reorganisai pasukan dan menguasai kota
Saya cukupkan paa pembahasan periode pertama saja karena sya hendak mengadakan musyawarah dengan para ulama’ dan para ahli .. karena saya perki-rakan akhir dari periode pertama ini ada dua kemungkinan .. kemungkinan pertama perang gerilya ini akan berubah menjadi revolusi rakyat secara menyeluruh yang akhirnya gerilya akan selesai dan musuh akan menyerah sebelum ditumbangkan .. karena ada beberapa indikasi kuat yang menunjukkan akan terjadinya revolusi rakyat dan indikasi ini menjadi gejala umum .. kemungkinan kedua perang gerilya ini akan berjalan terus sesuai dengan tahapan-tahapan perang gerilya .. dan insya Alloh setelah mengadakan musyawarah dan mempelajari saya akan menulis apa yang saya yakini ..

Ketujuh: Qiyadah Askariyah

Sebelum saya membahas masalah ini saya ingin menekan kan kembali bahwa kemenangan itu hanyalah di tangan Alloh yang Maha Perkasan dan Maha Mulia .. dengan cara bertawakal penuh kepadaNya dan melaksanakan hukum sebab musabbab .. ilmu dan seni perang yang sesuai dengan semua tahapan .. bukan hanya sekedar memahami kemampuan diri dan kemampuan musuh akan tetapi juga mempraktekkan prinsip-prinsip perang pada bentuk pertempuran yang sedang dilancarkan .. dari situ baru dapat ditentukan tak tik yang akan digunakan dalam peperangan .. bukan hanya sekedar memiliki persenjataan .. tahu juga bagaimana kita bisa menggunakan sejata dengan baik .. perang adalah ilmu yang sangat luas dan seninya adalah terletak pada praktek ilmu itu sendiri di lapangan .. dari sini maka kami katakan pemimpin itu sangat menentukan kalah atau menang ..
Asy-Syafi’I mengatakan dalam kitab Al-Umm:”Hendaknya yang diangkat menjadi pemimpin perang itu adalah orang yang terpercaya agamanya dan pemberani, banyak bertaubat dan memahami cara berperang, teratur jika mundur, maju ketika menyerang ..”
Ada yang mengatakan .. orang yang dipilih menjadi pemimpin perang itu adalah orang sholih yang mahir dalam mengatur pertempuran .. waro’, kasih sayang dengan pasukan-nya, murah hati dan pemberani .. ada riwayat yang menyebutkan bahwa Nash-r bin Yasar – rohimahulloh – berkata: “Para pembesar negara diluar Arab telah berkumpul dan bersepakat bahwa koman-dan pasukan itu harus memiliki sepuluh sifat binatang pemberani seperti ayam jantan penyayang seperti ayam betina mempunyai hati seperti hati singa cerdik seperti musang .. penyergap seperti srigala .. waspada seperti elang .. tamak seperti burung jenjang .. sabar terhadap luka seperti anjing .. mempunyai jiwa penyerang seperti singa .. gemuk sebagaimana binatang-binatang Khurosan yang tidak pernah kurus
Disini saya sarankan kepada semua qiyadah .. khususnya qiyadah askariyah .. selain mereka pembarani dan menguasai ilmu perang mereka harus mempunyai sefat-sifat berikut;
Beberapa sifat mental yang akan banyak membantunya karena sifat-sifat ini sangat penting .. punya ruh pengorbanan yang tinggi dan tidak tidak suka mengaku-aku .. jujur .. santun dan lapang dada .. sabar menghadapi cobaan, kokoh dalam berjalan di atas jalan dan teguh di atas prinsip atau dengan kata lain tidak mudah goncang dengan perubahan keadaan dan yakin dengan perto-longan Alloh .. mempunyai inisiatif yang tinggi .. zuhud terhadap dunia dan terhadap milik orang lain .. dan masih banyak sifat-sifat mulia yang lainnya yang membedakan manusia dengan yang lainnya.
Diantara sifat yang terpenting bagi qodah adalah lapang dada dan santun .. sehingga kasih sayang qodah terhadap pengikutnya tidak lebih kecil dari pada kasih sayang orang tua kepada anaknya .. qodah harus lapang dada terhadap kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh pengikutnya .. Ia berusaha untuk memperbaiki kesala-han dan meluruskan penyelewengan mereka .. para qodah harus berlapang dada untuk mendengarkan orang lain yang tidak sefaham dengannya dengan tanpa fanatik atau gusar supaya memberikan contoh tarbiyah yang baik yang mengajak ke jalan Alloh dengan berdasarkan ilmu .. qodah harus santun terhadap hal-hal yang tidak sesuai dengan gerakannya dan terhadap komentar-komentar orang tentang pergera-kannya .. dengan tujuan menjaga persatuan dan menghancurkan perpecahan .. Qodah yang baik akan santun terhadap kemarahan pengikutnya .. dan terhadap orang-orang yang su’udzon sehingga ia dapat mengajak kembali ke jalan Alloh ..
Orang yang berjiwa pengorbanan tinggi, tidak suka mengaku-aku dan memendak kerinduan untuk berjumpa dengan Alloh inilah seorang teladan yang kita harapkan. Sifat-sifat semacam ini kalau kita harapkan kepada para pemuda untuk memilikinya, mereka tidak akan menyambutnya kecuali jika ada yang memotifasinya, dan tidak ada yang dapat memberikan motifasi kepada-nya kecuali kejujuran qiyadah dan contoh yang baik dari qiyadah dalam mengorbankan jiwa mereka sebelum mengorbankan ikhwan yang lain, dan kerinduan untuk mati syahid ini merupakan bukti yang paling kuat atas kejujuran orang-orang yang membawa bendera perjuangan (sama saja apakah di Palestina atau di tandzim Al-Qo’idah) Dan selamanya darah suci para qodah itu akan menjadi penggerak yang akan membang-kitkan semangat umat dan akan menjadi parfum yang akan menebarkan bau wangi di sepanjang perjalanannya .. adapun darah para pemuda yang mengikutinya akan menghantarkan menuju kejayaan atas ijin dan anugrah Alloh ..
Qiyadah harus mempumyai kesabaran yang tinggi dalam menghadapi ujian, kokoh dalam perjalanan dan teguh memegang prinsip, tidak mudah terpedaya dengan perubahan kondisi dan yakin dengan pertolongan Alloh meskipun lamanya peperangan dan kerasnya ujian .. dulu ada yang mengatakan .. ujian yang tidak sampai mematahkan tulang punggung itu akan memper-kokoh dan memperkuat .. dan generasi kita ini bukanlah generasi yang pertama kali mendapatkan ujian .. ujian ini telah dirasakan orang-orang sejak Nabi Adam ‘alaihis salam sampai Alloh kelak mewariskan bumi ini kepada seorang atau sekelompok orang atau daulah yang tetap beriman ketika menghadapi ujian .. mereka yang tidak peduli apakah mereka yang menjemput kematian atau kematian yang menjemput mereka .. mereka hanya yakin bahwa apa yang di sisi Alloh itu lebih baik dan lebih kekal .. dunia ini hanyalan jalan menuju alam yang kekal ..
Qiyadah harus memiliki inisiatif yang tinggi yang tidak terbatas de-ngan pengalaman-pengalaman orang lain selama dia mampu untuk me-ngambil pelajaran darinya dan mengembang-kannya dengan pengala-man yang dia miliki .. hal ini sebagaimana yang dilakukan oleh Al-Qo’idah – sebagaimana yang mereka terangkan dalam sebuah penjelasan tentang metode reformasi – mereka mengambil pelajaran dari jihad-jihad yang di adakan secara kedaerahan kemudian dirubah menjadi jihad ‘alami (internasional) .. target operasinya jelas yaitu menghancurkan sistem yang menguasai dunia .. jika sistem ini runtuh secara otomatis akan tercerai-berai pengikut-pengikutnya .. lalu akan mudah untuk meraih kemenangan .. gerakan ini diperkuat dengan kesatuan umat dan melampau batas-batas geografis yang telah dipetakan oleh orang-orang salib ..
Qiyadah juga harus zuhud terhadap dunia dan juga terhadap milik orang lain. Sifat ini merupakan sifat mulia .. dan yang saya jadikan contoh dalam hal ini juga Al-Qo’idah .. saya mempunyai kesan tersendiri padanya dan saya berdo’a kepada Aloh supaya mereka tetap seperti itu .. alasan saya adalah karena mereka sekarang ini tengah memperjuangkan Islam maka kita wajib berjuang bersama mereka .. dan saya akan sangat berduka jika mereka berubah pendirian dan saya berharap kepada Alloh agar hal itu tidak terjadi .. saya katakan sebagaimana firman Alloh:

وَمَا شَهِدْنَا إِلاَ بِمَا عَلِمْنَا وَمَا كُنَا لِلْغَيْبِ حَافِظِيْنَ
“Kami tidak mengatakan kecuali apa yang kami saksikan, dan kami tidak tahu perkara-perkara yang ghaib”
saya katakan bahwa Al-Qo’idah itu membawa aspirasi umat .. sejauh yang kami tahu mereka itu bukanlah orang-orang yang mencari dunia atau mencari kedudukan .. akan tetapi mereka membawa bendera Alloh dan mereka menghancurkan berhala keka-firan dan pengikutnya .. mereka berharap ada yang meanjutkan perjuangan mereka pada masa yang akan datang dengan lebih baik .. mereka tidak pernah berfikir merekalah yang akan memimpin umat akan tetapi mereka adalah pionernya .. supaya umat ini melahirkan seorang pemimpin yang dapat memimpin mereka .. contoh yang paling nampak adalah .. keluarnya Mullah Umar sebagai Amirul Mikminin .. saya ingat ketika awal tahun sembilan puluhan pada abad yang lalu ketika masih muda di Afghanistan .. para pemuda, ulama’ dan seluruh kaum muslimin berkumpul dan berdo’a agar Alloh mengumpulkan muja-hidin Afghan di bawah kepemiminan orang yang paling Alloh cintai. Kami semua waktu itu mengira yang akan muncul adalah salah satu dari tiga komandan jihad waktu itu, yaitu: Sayyaf, Hikmatiyar dan Kholish. Tapi rupanya keluarlah Mulla Umar sebagai jawabannya .. dengan demikian setiap jaman itu ada peminmpinnya sendiri yang Alloh pilihkan ..
Saya juga tekankan lagi kepada para qiyadah point yang penting dari pelajaran perang gerilya khususnya pada pembentukan qiyadah adalah [mengusa-hakan daya kenyal yang tinggi baik secara moral, mental dan kemampuan lapangan] .. kita tahu bersama apa yang dilakukan oleh Amerika dan Rusia dalam perang melawan gerilyawan mujahidin .. mereka memusnah-kan seluruh perkotaan dan pedesaan dan mereka berusaha semaksimal mungkin untuk mennghapuskannya dari peta dunia (di Vietnam, Afghanistan dan Chechnya) semuanya baik bangunan maupun pendu-duknya .. mereka menyembelih semua penduduk negeri .. menawan pejuang .. mengusir jutaan orang .. memperkosa kaum wanita .. dan membunuh anak-anak .. bahkan mereka juga memurtadkan orang .. menebar kebudayaan barat .. memperbudak manusia di perkebunan dan pabrik-pabrik .. akan tetapi qiyadah ketika itu tidak mundur sedikitpun apalagi murtad .. bahkan ia mengendalikan keadaan .. dan menahan semua serangan .. dan merasakan pahitnya dampak serangan .. bersabar di atas jalan sampai akhir pertempuran .. lebih dari itu mereka banyak membuat kerugian yang besar pada musuh .. dan menghancurkan pangkalan-pangkalan militer yang menjadi titik tolak serangan .. intinya .. goncangan yang bisa menjadikan personal itu menyerah dan mundur, tidak boleh menjadikan orang yang mengangkat bendera perjuangan mundur ..
Ada pelajaran yang lain .. peperangan- peperangan tersebut terbatasi oleh batasan-batasan negara .. sehingga perkotaan dan pedesaannya dihancurkan .. namun lain halnya dengan perang gerilya yang dilaku-kan secara serempak dan secara internasio-nal yang tidak terbatasi oleh batasan-batasan negara .. apakah tidak logis jika banyak negara yang akan dihapus dari peta dunia .. dan pakah tidak logis jika dunia akan membuat peta baru berdasarkan dampak yang ditinggalkan perang tersebut yang sampai sekarang belum berhenti .. ya, bahkan semua bangsa dan suku akan dihancurkan .. atau mungkin lebih dari itu ..
Dan perlu diperhatikan bahwa masalah qiyadah askariyah ini atau qo’id ‘am atau komandan perang .. dan komandan fi’ah .. besar perbedaan antara keduanya .. keku-rangan yang kita toleransi pada komandan fi’ah tidak bisa kita tolerir pada komandan perang . supaya kita tidak terjerumus pada kesia-siaan .. sebuah fi’ah hanya terdiri dari 20 orang .. dan pekerjaannya terbatas .. tidak seperti pasukan .. seorang komandan fi’ah kita terima kalau memenuhi sifat-sifat komandan yang telah kami sebutkan ketika membahas komandan fi’ah ..

Pesan Terakhir :

Sesungguhnya risalah ini saya tulis berdasarkan berbagai pengala-man .. dari jihad yang berlangsung di Afghanistan .. saya persembahkan untuk setiap muslim yang revolusi-oner .. dan alumni mu’askar Al-Faruq .. dan kaum muslimin bangsaku .. supaya menjadi pijakan untuk langkah berikutnya ..
Dengan terus memperhatikan pengalaman yang akan didapatkan pada peperangan yang akan datang .. manuver harus senantiasa kita laku-kan supaya kita bisa beradaptasi dengan baik .. kemudian pengalaman kita yang akan datang akan kita dapatkan dari lapangan .. lalu mempersiapkan umat untuk merdeka dan kemampuan qiyadah akan nampak ketika mengendalikan pepe-rangan .. sebelum itu semua kita harus faham bahwa peperangan akan berlangsung sesuai dengan kehendak Alloh .. kita berdo’a kepada Alloh agar membimbing kita dan umat kita untuk melakukan kebaikan bagi Islam dan muslimin ..
Sebagai penutup saya memohon kepada semua ikhwan yang membaca risalah ini agar tidak menjadikannya hanya sebagai pengetahuan semata saja dan memper-panjang dalam diskusi dan pertemuan .. tapi hendaknya segera menyampaikannya kepa-da ikhwan-ikhwan yang lain .. dan bersungguh-sungguh memohon kepada Alloh agar menyelamatkan umat kita dari apa yang tengah menimpa mereka .. inilah harapan saya dan harapan umat .. sejak hari ini saya bertanggung jawab terhadap orang yang telah mengetahui ilmunya namun tidak melaksanakannya .. saya menulis ini bukan untuk menambah dosa saya atau dosa pembaca .. dan saya berlindung kepada Alloh dari kelupaan sesuatu yang telah saya ingat ..
Pembahasan ini saya tutup dengan sebuah hadits yang indah ..
Rosululloh,, bersabda :

أحب الناس إلى الله تعالى أنفعهم للناس .. وأحب الأعمال إلى الله عز وجل سرور يدخله على مسلم .. أو يكشف عنه كربة .. أو يقضي عنه ديناً .. أو تطرد عنه جوعاً .. و لأن أمشي مع أخ في حاجة أحب إلي من أن اعتكف في هذا المسجد – يعني مسجد المدينة – شهراً .. ومن كفَّ غضبه ستر الله عورته .. ومن كظم غيظه .. و لو شاء أن يمضيه أمضاه ملأ الله قلبه رجاء يوم القيامة .. و من مشى مع أخيه في حاجة حتى تتـهيأ له أثبت الله قدمه يوم تزول الأقدام .. وإن سوء الخلق يفسد العمل .. كما يفسد الخل العسل

Orang yang paling dicintai Alloh adalah orang yang paling bermanfaat untuk orang lain .. dan amalan yang paling Alloh cintai adalah membuat senang seorang muslim .. atau menghilangkan kesedihannya .. atau melunasi hutangnya .. atau mengusir laparnya .. dan saya lebih senang berjalan dengan seorang ikwan untuk memenuhi kebutuhannya dari pada beri’tikaf di masjid ini – yaitu masjid Nabawi – selama sebulan .. dan barang siapa yang menahan amarahnya Alloh akan menutupi aurotnya .. dan barang siapa yang menahan kemurkaannya .. padahal dia mampu untuk melampias-kannya Alloh akan penuhkan hatinya dengan roja’ (harapan) pada hari qiyamat .. dan barang siapa yang berjalan dengan saudaranya sampai saudaranya mendapat-kan apa yang ia butuhkan Alloh akan mengokohkan kakinya pada hari di mana kaki manusia tergelincir .. dan sesung-guhnya perangai yang buruk itu akan merusak amal sebagaimana cukak merusak madu. [hadits shohih, silsilah hadits shohih: 906]
Selamat berjuang di bawah bimbingan Alloh

Ikhwan kalian
Hazim Al-Madani

Yaa Alloh bukankah telah aku sampaikan
Yaa Alloh saksikanlah

Wahai saudaraku ….
Andai kau tahu
Debu yang menempel pada kakimu fie sabilillah
Dapat menyelamatkanmu dari neraka Jahannam
Kenapa kau tinggalkan jihad ….. ???!!!
Wahai saudaraku …..
Andai kau faham
Sekejap dalam medan jihad
Dapat mengharuskanmu menikmati kenikmatan
dan keindahan Jannatun Na’im
Kenapa memilih selain jihad ….. ???!!!
Wahai saudaraku …..
Andai kau mengerti
Berak dan kencingnya kudamu fie sabilillah
Bernilai pahala bagimu disisi Robmu
Kenapa bimbang untuk berjihad ….. ???!!!
Wahai saudaraku …..
Andai kau tahu
Timah panas yang mengoyak tubuhmu dapat menghantarkanmu memeluk mesra Bidadari jelita
Kenapa takut berjihad ….. ???!!!

Wahai saudaraku …..
Andai kau faham
Dentuman Bom yang mencabik-cabik dagingmu dapat menyibukkanmu bercanda ria di pangkuan Bidadari jelita selama berpuluh-puluh tahun tanpa bosan
Kenapa ragu untuk berjihad …..???!!!
Wahai saudaraku …..
Andai kau mengerti
Ledakan Mortir yang meremukkan tulang belulangmu dapat menghantarkanmu berbaring mesra di atas kasur dalam kamar mempelai bersama bidadari yang tidak pernah
pphilang keprawanannya
Kenapa enggan berjihad …..???!!!
Wahai saudaraku …..
Andai kau faham
Tetesan darah pertama yang kau tumpahkan di medan jihad dapat menghapuskan semua dosa-dosamu
Tidak ada pilihan lain bagimu selain jihad
Duhai saudaraku …..
Seandainya engkau faham ……
Seandainya engkau mengerti ……
Seandainya engkau tahu …..
Seandainya engkau berakal …..
Engkau pasti memilih jihad …..

 

[Diarysangteroris/thoriquna.wordpress.com]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

pengunjung

%d blogger menyukai ini: