Thoriqul Huda, Al Jihad Sabiluna

Beranda » artikel » JAWABAN FITNAH TRAGEDI PEMBOMAN DI DALAM MASJID

JAWABAN FITNAH TRAGEDI PEMBOMAN DI DALAM MASJID


Kepada kaum muslimin yang saya muliakan

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Telah sampai kabar melalui keluarga saudara saya yang membesuknya perihal pemboman yang terjadi di sebuah masjid di cirebon, juga maraknya pemberitaan di media dan komentar dari para pengamat terorisme tentang hal tersebut. Salah satunya ada yang mengaitkan kejadian tersebut dengan risalah masjid dlirar karya Syaikh Abu Qatadah Al Filisthiniy yang pernah saya terjemahkan.

Maka dengan sebab hal tersebut saya nyatakan bahwa pemboman di dalam masjid yang walaupun dianggap dlirar adalah tidak diperbolehkan dan saya berlepas diri dari perbuatan tersebut. Walaupun saya tidak suka dan meyakini ketidakbolehan shalat di dalam masjid-masjid dlirar, tapi saya tidak menganggap tidak sahnya shalat saudara-saudara kaum muslimin yang shalat di dalam masjid-masjid yang kami yakini dlirar. Terlebih lagi, masalah status suatu masjid dlirar atau tidak, juga tentang hukum shalat di dalamnya adalah masalah yang masih banyak diperselisihkan para ‘ulama dan masih khaffiy/samar bagi kebanyakan kaum muslimin bahkan atas banyak kalangan para pencari ilmu, maka bagaimana mungkin diperbolehkan untuk melakukan peledakan di dalamnya, sehingga dampaknya menimbulkan pencitraan buruk di hadapan banyak kaum muslimin terhadap dakwah tauhid dan jihad Islami yang suci itu dan dijadikan bahan oleh thaghut untuk menjauhkan kaum muslimin dari jalan tauhid dan jihad ini.

Tidak benar pula tuduhan yang untuk kesekian kalinya dialamatkan kepada saya oleh musuh-musuh dakwah bahwa saya mengkafirkan orang yang shalat di masjid dlirar dan mengkafirkan orang-orang yang bukan jama’ah pengajian saya. Saya nyatakan kepada kaum muslimin yang saya muliakan: Itu adalah fitnah dan dusta yang nyata. Keyakinan yang saya pegang adalah siapapun yang mengaku dirinya muslim atau menampakkan ajaran Islam dan tidak menampakkan pembatal keislaman yang nyata, maka ia adalah muslim, saudara saya, baik dia pegawai swasta atau bekerja di dinas milik pemerintah negeri ini atau dari organisasi apa, baik Persis, Muhammadiyyah, NU dan yang lainnya, baik dia shalat di masjid yang saya yakini dlirar ataupun tidak. Begitu pula tuduhan-tuduhan lainnya yang tidak bisa saya rinci, saya tegaskan itu merupakan fitnah dan dusta yang mengada-ada.

Saya terpaksa membuat penjelasan ini walau singkat, karena berkali-kali pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab memfitnah saya, sedang saya dalam kondisi dikurung.

Saya titipkan jawaban fitnah ini kepada keluarga teman saya yang membesuknya, karena selama ini saya mendapat penyulitan untuk mendapat kunjungan. Semoga Allah memberikan hidayah ATAU balasan terhadap orang-orang yang mempersulit kaum muslimin.

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Aman Abdurrahman

12 Jumada ula 1432 H / 17 April 2011 M

Rutan Polres Jakarta Barat

Catatan Redaksi:

Pegawai swasta atau bekerja di dinas milik pemerintah yang beliau maksudkan adalah mereka yang tidak terlibat dalam hal kekafiran baik karena sumpah maupun karena jenis pekerjaannya yang sifatnya kekafiran. Hal ini sebagaimana yang beliau uraikan secara rinci dalam tulisan tulisannya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

pengunjung

%d blogger menyukai ini: