Thoriqul Huda, Al Jihad Sabiluna

Beranda » Akidah » DEMAM PSSI DAN ANCAMAN TERHADAP AQIDAH UMAT

DEMAM PSSI DAN ANCAMAN TERHADAP AQIDAH UMAT


Bismillahirrahmanirrahim…

Segala puji bagi Allah Swt. Tuhan semesta alam, sholawat dan salam semoga terlimpah kepada penutup para rosul, Nabi Muhammad Saw. waba’du…

Ihkwah fiellah (semoga Allah memberikan ana dan antum petunjuk), tulisan ini ana buat dikarenakan keprihatinan ana yang muncul terhadap fenomena demam PSSI. Yang mana prestasi PSSI akhir-akhir ini begitu menyihir hampir seluruh masyarakat negri ini terkhusus para pecinta sepak bola di tanah air.

Ketika tulisan ini ana buat sedang dilangsungkan pertandingan semi final antara tim PSSI berhadapan dengan tim sepak bola Filipina. Gagap gempita serta antusianisme penonton di lapangan terlihat jelas melalui layar televisi. Tak perduli tua, muda, lelaki, perempuan bahkan anak-anak. Begitu pula para pemirsa di rumah tak mau kalah heboh, pokoknya konsentrasi mereka terfokus pada pertandingan malam ini.

Namun sadarkah,dibalik itu semua ada sesuatu hal yang patut kita cermati? yaitu hal yang dapat mengancam kemurnian aqidah kaum muslimin di negri ini. ya! aqidah kita dan saudara-saudara kita sebagai muslim terancam rusak oleh fenomena yang lumayan menyita konsentrasi sebagian besar saudara muslim di negri ini.

mengapa ana katakan demikian???

mari kita coba cermati dari sudut pandang Islam…

1. Sadarkah anda bahwa kaos seragam PSSI di sertakan lambang burung garuda pada bagian dada sbelah kiri? ya! lambang burung yang dijadikan simbol idiologi pancasila yang bathil. Dan tiruan kaos seragam macam ini banyak dijual bebas dipasaran, diminati tiap lapisan masyarakat bahkan generasi penerus yang kita harapkan untuk menjadi pemegang estafet perjuangan kita dalam menegakan tauhid-pun tak ketinggalan menjadi korban pendangkalan aqidah.

Dengan memakai kaos itu mereka merasa bangga dan terhohmat menjadi pendukung TIM GARUDA. dan kemudian hari tertanamlah jiwa nasionalisme sejati yang berada di garis depan dalam membela pancasila. padahal nasionalisme apalagi terhadap negara kafir adalah hal yang terlarang dalam Islam. sebagaimana sabda Nabi SAW.:

“Bukan termasuk golongan kami yang menyeru kepada ashabiyyah (fanatik kelompok/suku/ bangsa), berjuang untuk ashabiyyah dan mati di atas ashabiyyah” (HR.Muslim).

Kemudian hari mereka menanamkan loyalitasnya kepada orang-orang kafir murtad penyembah pancasila. padahal hal itu dapat mengeluarkan dari millah.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

“…Barangsiapa yang tawalliy kepada mereka di antara kalian, maka sesungguhnya dia adalah bagian dari mereka…” (QS. Al Maidah [5] : 51).

2. Lagu yang menadi pembangkit semangat yang biasa mereka nyanyikan. yang potongan syairnya “GARUDA DI DADAKU, GARUDA KEBANGGAANKU…”

mashaAllah… perhatikanlah syair lagu ini ya ikhwah… sungguh memprihatinkan bukan? jadi kaum muslimin terutama generasi muda dan anak-anak kita hendak di racuni, mereka digiring kearah kegelapan agar mereka menjadi penyembah pancasila dan murtad dari Islam!!!

Al-ustadz Aman Abdurrahman hafizohullah mengatakan:

Pancasila adalah falsafah syirik, dan orang-orang yang ikut menyanyikan lagu Garuda Pancasila adalah telah keluar dari Islam, baik karena alasan basa-basi atau karena takut (kecuali dipaksa), meskipun dia itu benci dengan Pancasila dan para pendukungnya serta cinta kepada tauhid dan kaum muwahhidin, karena dia mengikuti orang-orang musyrik dalam kemusyrikannya. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

“Sesungguhnya orang yang kembali kebelakang mereka setelah jelasnya petunjuk bagi mereka, maka syaitan mempermudah mereka (untuk berbuat dosa) dan memperpanjang angan-angan mereka. Yang sdmikian itu disebabkan sesungguhnya mereka mengatakan kepada orang-orang yang benci terhadap apa yang telah Allah turunkan : ‘kami akan mematuhi kalian dalam sebagia urusan ini’, sedangkan Allah mengetahui rahasia mereka. Maka bagaimana keadaanya bila mereka itu diwafatkan oleh malaikat seraya malaikat itu memukuli wajah dan belakang mereka ? Yang demikian itu dikarenakan mereka itu telah mengikuti apa yang membuat Allah murka dan mereka membenci apa yang mendatangkan ridhanya, maka Allah hapuskan amalan-amalan mereka” (QS. Muhammad [47] : 25-28)

Dan lagu yang dinyanyikan para suporter tim PSSI tidaklah berbeda dengan lagu-lagu semisal garuda pancasila, makna dari syair lagu keduanya sama, sama-sama mendukung kekafiran pancasila. maka kelak jadilah mereka penukung kekafiran dan pemimpin yang kafir, padahal Allah ta’ala berfirman:

“Seandainya mereka beriman kepada Allah, Nabi dan apa yang diturunkan kepadanya (Nabi), tentu mereka tidak menjadikan orang-orang kafir itu sebagai pemimpin.” (Al-Maidah: 81)

Ayat ini menjelaskan bahwa tidak mungkin orang beriman itu menjadi pendukung pemimpin yang kafir,artinya yang mendukung orang kafir jadi pemimpin yaitu mereka yang tidak beriman.

3. Sudah menjadi maklum, bahwa pelaksana’an pertandingan sepak bola sering kali bertabrakan dengan waktu-waktu sholat. Dan pastinya para pecinta bola atau dalam hal ini suporter PSSI mengorbankan sholatnya karna tidak mau tertinggal pertandinagan. maka berpotensilah mereka untuk menjadi seorang munafiq.

Firman Allah SWT :

“Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali. Mereka dalam keadaan ragu-ragu antara yang demikian (iman atau kafir): tidak masuk kepada golongan ini (orang-orang beriman) dan tidak (pula) kepada golongan itu (orang-orang kafir), maka kamu sekali-kali tidak akan mendapat jalan (untuk memberi petunjuk) baginya. ” (Q.S. An Nisa : 142-143)

Inilah tiga poin yang menjadi keprihatinan ana, yang kemudian menjadi motivasi untuk menulis catatan ringkas ini sebagai bentuk tanggung jawab dan wajud rasa sayang sebagai seorang muslim kepada saudara muslimnya.

Tiada kesempurna’an kecuali hanya milik Allah Ta’ala.

Dansebagai tambahan ana lampirkan juga fatwa ulama tentang sepak bola:

Fatwa Lajnah Syariyyah di Mimbar At-tauhid Wal Jihad Tentang Piala Dunia 2010

Pertanyaan:

Assalamu alaikum, apa hukum mengikuti pertandingan olahraga [ sepak bola piala dunia world cup ] dan melihatnya lewat televisi. Kita maklumi bahwa merek…a membuka aurat, dan kadang kadang mereka menampakkan para wanita yang mutabarijat serta telanjang. Dan bahkan diantara mereka menabuh kendang dan suara-suara musik lainnya dari suporter untuk menyemangati para pemain. Maka kami meminta jawaban yang gamblang dari pertanyaan ini. Semoga Allah memberkahimu dan forum ini.

Jawaban:

Wa’alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh.

Bismillahirrahmanirrahim

Segala puji bagi Allah Rab semesta alam, shalawat dan salam kepada yang diutus sebagai rahmat diseluruh alam serta sahabatnya dan seluruh pengikutnya.

Pertama : Permainan ini diselenggarakan dalam konteks kompetisi olahraga yang terdiri dari berbagai club. Dan mereka semua memiliki andil dalam pertandingan tersebut. Dari dana yang terkumpul tersebut, mereka gunakan untuk diberikan kepada para pemain yang menang entah berupa uang ataupun barang. Sedangkan jenis perlombaan ini adalah haram hukumnya secara syar’i. karena para fuqoha’ sepakat bahwa tidak diperbolehkan perlombaan yang mendapatkan hadiah kecuali dalam tiga hal : menunggang kuda, atau onta dan memanah, sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi sallahu ‘alaihiwasallam bahwasanya beliau bersabda :

لا سبق إلا في نصل ، أو خف ، أو حافر

“Tidak ada pertaruhan dalam perlombaan kecuali lomba panah,atau onta, atau kuda” [ HR. Ahmad dan ashabussunan ]

Yang dimaksud tidak ada perlombaan di sini adalah perlombaan yang mendapatkan hadiah kecuali tiga hal di atas.

Ibnu Qudamah dalam al mughni berkata : Dikhususkan tiga permainan ini untuk mendapatkan hadiah karena diantara alat-alat peperangan yang diperintahkan untuk dipelajari, mahir terhadapnya serta berlomba-lomba terhadapnya. Dengan berlomba terhadapnya dan mendapatkan hadiahnya maka akan menjadikan semangat dan mahir dalam memainkannya. [ almughni juz 2 / 277 ]

Maka adakah kemahiran dan perlombaan dalam berperang selain perlombaan tersebut ?

Kedua : jika pemberian hadiah [ bagi pemenang dalam suatu perlombaan ] itu boleh, para ulama’pun memberikan syarat tidak boleh menyerupai judi. Maka tidak boleh bagi para peserta perlombaan untuk mengumpulkan dana dan diberikan pada yang menang. Akan tetapi cukup dengan dana seseorang saja atau beberapa orang donatur sedangkan pemain tidak mengeluarkan sedikitpun. Sedangkan perlombaan sepak bola hari ini tidak sesuai dengan syarat tersebut. Dan itu termasuk salah satu bentuk perjudian sehingga haram untuk mengikutinya, melihatnya serta mengetahui perkembangan beritanya.

Ketiga : jika perlombaan tersebut selamat dari bentuk perjudian, akan tetapi banyak kita dapatkan berbagai kemungkaran yang terjadi, diantaranya :

– Mengikatkan al wala’ dan al baro’ kepada salah satu club bukan atas dasar islam.

– Mengagungkan orang-orang fasik dan orang yang menghabiskan waktunya untuk hal yang sia-sia dan menempatkan pada kedudukan mulia serta memberikan semangat mereka dalam kebatilan tersebut.

– Acara tersebut diselenggarakan oleh musuh-musuh kita dalam rangka memalingkan kita dari jihad dan mengalihkan perhatian ummat padanya serta menyibukkan ummat dengan sesuatu yang tidak memberi manfaat pada kita di dunia dan akhirat.

– Terlihatnya aurat para pemain, dan ini adalah sesuatu yang dilarang oleh islam entah itu terhadap pemainnya atau pun para penontonnya.

– Tampilnya para wanita pada layar TV pada saat acara tersebut.

– Adanya nyanyian dan musik-musik yang dilarang saat sebelum pertandingan atau saat pertandingan entah itu dilakukan oleh panitia atau pun para pemirsa dan penonton.

– Penggunaan banyak dana dan waktu yang tidak bermanfaat serta peremehan terhadap shalat. Lebih khusus bagi orang yang menghadiri acara tersebut. Padahal kita diperintahkan untuk menyibukkan diri kita dalam hal-hal yang bermanfaat dalam kehidupan dunia maupun akhirat, bukan dengan hal yang sia-sia atau permainan. Allah Ta’ala telah mencela perbuatan yang sia-sia dan senda gurau kecuali dalam hal yang diperbolehkan. Dia juga menghasung kita untuk selalu menjaga waktu.

Dari jabir bin Abdullah dan Jabir bin Umair radhiyallahu ‘anhu dari nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa sanya beliau bersabda :

كُل شَيْءٍ لَيْسَ مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ عَزَّ وَجَل فَهُوَ لَهْوٌ أَوْ سَهْوٌ إِلاَّ أَرْبَعَ خِصَالٍ : مَشْيُ الرَّجُل بَيْنَ الْغَرَضَيْنِ ، وَتَأْدِيبُهُ فَرَسَهُ ، وَمُلاَعَبَةُ أَهْلِهِ ، وَتَعَلُّمُ السِّبَاحَةِ

“Segala hal selain dzikir kepada Allah ‘Azza wa Jalla adalah termasuk perminan dan kelalaian kecuali empat hal: berlatih panah, melatih kuda, bergurau dengan isteri, dan belajar berenang.” (HR. Ath Thabarani No. 1760. Imam Nuruddin Al Haitsami mengatakan para perawinya adalah perawi shahih, kecuali Abdul Wahab bin Bakht, dia tsiqah (bisa dipercaya). Majma’ Az Zawaid, 5/269. Darul Kutub Al ‘Ilmiyah. Syaikh Al Albani menshahihkan dalam Shahih At Targhib wat Tarhib, No. 1282. Maktabah Al Ma’arif)

Dan masih banyak lagi berbagai kemungkaran sehingga haram bagi seorang muslim untuk mengikutinya dan menyaksikannya.

Yang terakhir : kami ingatkan wahai saudaraku dengan kondisi ummat islam hari ini. Yang musuh-musuh telah mengeroyok seperti makanan, dan busur telah diluncurkan dari pemanahnya, mereka telah memerangi din kita, merusak aqidah kita, mencerai beraikan ummat kita, dan telah memutus hubungan kita, merampas kekayaan kita, menghancurkan masjid-masjid kita, menginjak-injak kesucian kita, menciderai kehormatan wanita kita, membunuh orang-orang tua dan anak-anak.

Maka apakah pantas bagi kita untuk menikmati pertandingan tersebut ? yang akan melalaikan dari dzikrullah serta berhidmat pada din ini dan dari jihad fisabilillah ?. lebih mengherankan lagi adalah, banyak diantara kita yang tahu bahwa itu adalah tipu daya musuh-musuh kita, dan mengetahui tujuan dari pertandingan tersebut tetapi ia tetap nekad. Seperti sebuah kuda yang tahu bahwa itu api, akan tetapi cepat-cepat mereka melemparkan dirinya kedalam api tersebut. Kita memohon Allah Ta’ala untuk menjaga kita dan menyelamatkan kita. Dialah yang maha tinggi dan mengetahui.

Jawaban dari anggota lajnah as syar’iyyah mimbarut tauhid wal jihad

Syaikh Abul walid al maqdisi

Demikianlah ana akhirkan tulisan ini

16-12-2010

saudaramu di jalan Allah

Abu Saif Azzam Muttaqin


12 Komentar

  1. hamba Allah mengatakan:

    saya tdk banyak sih ingin bertanya kpd anda yg membuat blog ini :
    apakah salah Kita mendukung negara tercinta??membela negara tercinta ini??seperti yg dilakukan oleh para pahlawan yg paling banyak adalah org islam??? apakah kalian juga menganggap mereka kafir??

    utk sepakbola,liat donk jam berapa dilaksanakan sepakbola??or jam di rumahmu mati yaaa???itu dilaksanakan waktu isya’, dan waktu isya’ itu panjang smpe tenganh malam, sedangkan sepakbola selesai pukul 9,masih ada waktu utk pulang dan sholat isya’..!!!

    utk hadits yg idak ada pertaruhan dalam perlombaan kecuali lomba panah,atau onta, atau kuda”,,!!!apakah anda tdk tahu itu adalah hadits dhoif,,OR MUNGKIN HADITS MAUDHU,,!!!coba anda cari di kitab silsilah hadits dhoif dan maudhu,,!!!jika ternyata itu benar hadits dhoif atau maudhu, saya punya hadist yg shohih utk anda,,!!!barang siapa yg dengan sengaja berbohong mengatas namakan aku (RASULULLAH) maka dia t’lah menyiapkan t4nya di neraka..!!!!

    ingat anda hidup di negara yg dasarnya bukan hukum islam,,jdi anda tdk berhak atas negara ini,,!!!kalo pun anda beranggapan ini adalah bumi Allah,, maka sungguh bumi ini tdk hanya Allah ciptakan utk anda..!!!

  2. ALJUNDY mengatakan:

    Mungkin Q juga se7
    tapi tidak semua dari apa yang dilakukan manusia adalah bentuk kemungkaran, padahal juga salah satunya adalah hoby sama halnya dg usaha dlam melakukan perlomba’an asal bukan perjudian, kare beda dengan menontoh, dan termasuk dg kesukaan,
    don bola salah satu kesukaan masyarakat, sama jika kita mencintai harta/barang kita.
    aslkan tdk melanggar syari’at allah
    “TERGANTUNG MANUSIA DALAM MENYIASATINYA”

  3. Ren mengatakan:

    “Pancasila adalah falsafah syirik, dan orang-orang yang ikut menyanyikan lagu Garuda Pancasila adalah telah keluar dari Islam,…”. Seenaknya saja meng-kafirkan orang lain. hati hati itu berbahaya.

  4. kuda perang mengatakan:

    kafir yang menbukung negara ini berdiri dengan berhala pancasila a[pa bedanya hukum ilyasiq

  5. hamba sahaya mengatakan:

    assalamualaikum,mendingan antum koreksi diri antum sendiri dulu aja dah
    jangan koreksi orang lain dulu
    lebih baik dari diri kita sendiri
    instropeksi diri antum mungkin masih ad kesalahan2
    mungkin
    oke2

  6. Tamu Anda mengatakan:

    sungguh sombongnya Anda menganggap Kafir masyarakat yang mengamalkan Pancasila
    sungguh sombongnya Anda menganggap pemimpin kita kafir
    sungguh Allah Maha tahu atas segala hal…
    dan Islam adalah Rochmat bagi seluruh Alam, Alam yang diciptakan Allah dengan penuh keberagaman, Alam yang didalamnya penuh dengan ayat-ayat Allah….

    • Yups benar Islam adalah rahmatan lil alamin..karna kita tau bahwa Alam beserta isinya adlah ciptaan Allah aza wajala maka tak ada sesuatu apapun yang menghalangi kita untuk tidak beribadah kepadanya walaupun itu SEPAK BOLA…
      jangan di samakan mas UUD dengan AL QUR”AN…jangan Disamakan Pancasila dengan Islam..hati2 anda bisa menjadi orang Murtad dengan menyamakan keduanya…

  7. Hilmansyah mengatakan:

    Syukron telah kembali diingatkan ttg jebakan2 kaum kuffar, mudah2an Allah Azza wa Jalla selalu memberikan ana hati yg sll mudah mererima yg haq yg sesuai dgn Al-Quran & Sunnah. Jazakallah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

pengunjung

%d blogger menyukai ini: