Thoriqul Huda, Al Jihad Sabiluna

Beranda » Akidah » Seri Keempat Kekafiran Negara Saudi

Seri Keempat Kekafiran Negara Saudi


6. Saudi Dengan Dua Perjanjian Internasional Untuk HAM.

1.  Perjanjian Internasional yang khusus tentang hak-hak manusia yang bersifat madaniyyah dan siyaasiyyah.

2.  Dan Perjanjian Internasional yang khusus tentang hak-hak manusia yang bersifat ekonomi, sosial, dan budaya.

Dua perjanjian ini keduanya tergolong aturan-aturan atau undang-undang PBB yang keduanya telah dirampungkan dan diputuskan oleh Majelis Umum PBB tanggal 16/12/1966 sesuai ketetapan no: /2200/A (D-21).

Sangat berfaidah sekali wahai saudara muwahhid engkau mengetahui bahwa kerajaan yang busuk ini telah berada di jajaran terdepan orang-orang yang mendukung dan menyuarakan dua perjanjian internasional ini, dan bahkan dengan sangat semangat sekali.

Ya, memang dukungannya terhadap dua perjanjian ini adalah dengan sangat semangat, untuk membuktikan di hadapan dunia seluruhnya dan di hadapan PBB bahwa kerajaan ini tidak bersebrangan dengan politik-politiknya, serta tidak menentang piagam dan undang-undangnya, dan itu terjadi dikarenakan delegasinya sebelum itu sekitar 20 tahun yang lalu, dan pastinya tahun 1948 telah menjerumuskannya dalam hal yang sulit dan enggan menyuarakan bersama pengumuman dunia tentang hak-hak manusia (keputusan no: 217″3″) yang telah diakui oleh Majelis Umum PBB dengan kesepakatan yang hampir seluruhnya.[1] 48 negara menyuarakan setuju, tidak ada satupun negara yang menentang, tiga negara tidak hadir yang di antaranya Yaman, serta delapan negara abstain, yaitu enam negara-negara komunis serta dua lagi Saudi dan Afrika Selatan.

Alasan delegasi Saudi enggan menyuarakan adalah bahwa I’laan (pengumuman) hal itu di dalamnya ada teks yang sangat shariih (gamblang) yang menegaskan (bahwa manusia memiliki   kebebasan   merubah   agama   dan keyakinannya)….!! sedangkan permainan – sebagaimana yang telah engkau ketahui sebelumnya – tersembunyi di dalam kegamblangan teks ini yang bisa membongkar dan membuka penyamaran dengan Islam negara busuk, sehingga bisa jadi dukungannya terhadap kekafiran yang gamblang ini menyebabkan kesempitan dan goncangan di dalam dan di luar dari pihak para ulama dan du’aat mukhlishiin, terutama saat itu di mana di tengah-tengah manusia masih banyak orang-orang yang diperhitungkan.

Oleh sebab itu delegasinya pada saat itu belum bisa mengumumkan dukungannya terhadap teks semacam ini. Dan dia juga tidak menentang dan tidak menyuarakan pandapat yang menentang sebagaimana yang engkau lihat, sehingga ketidakmenyuarakannya adalah cukup untuk talbiis (kamuflase) dan tidak membutuhkan terhadap sikap menentang, menimbulkan kekacauan, dan menggoncang para kekasih dan para sahabat di dalam PBB.[2]

Seandainya teks tersebut di dalamnya ada kesamaran, tidak gamblang, talbiis dan ungkapan-ungkapan yang mengandung tadliis dan bisa ditarik dan diulur saat munaqasyah dan adu argument, tentulah sikap sulit ini tidak diperlukan sama sekali dan mungkinlah bisa diterima olehnya, dengan dalil bahwa I’laan ini tidak lain adalah penafsiran yang jelas akan point-point piagam yang telah dibuat dan disepakati oleh seluruhnya, Saudi dan yang lainnya. Berkataرينيه كاسان , dia adalah orang yang berandil besar dalam penyiapan pengumuman (I’laan) itu: (Sesungguhnya I’laan itu datang sebagai penafsiran akan piagam PBB, karena seluruh anggota PBB telah bersumpah sesuai ayat 62 dari piagam itu untuk melakukan baik sendirian atau bersama-sama kerjasama dengan lembaga ini dalam rangka menyebarkan di dunia ini penghormatan akan hak asasi manusia, dan kebebasan yang paling mendasar bagi seluruhnya) .[3]

Jadi I’laan ini tidak lain adalah penafsiran akan teks-teks piagam yang kafir iagi ringkas itu, dengan kesaksian dan penegasan para perancangnya.

Prinsip-prinsip piagam dan I’laan itu adalah satu, akan tetapi perbedaan satu-satunya di antara keduanya adalah bahwa yang terakhir ini lebih rinci, sedangkan rincian ini tidak sesuai dengan siasat negara yang busuk ini yang telah lihai dalam metode talbiis dan tadliis terhadap manusia. Atau lebih tepatnya, bukan seluruhnya akan tetapi sebagian ayat-ayatnya yang tegas, seperti ayat 18 dari ‘ilaan dunia tersebut yang menyatakan: (Bahwa setiap manusia itu memiliki hak dalam kebebasan berpikir, hati, dan agama, dan hak ini mencakup kebebasan merubah agama atau keyakinan…)

Jamil Al Barudiy dubes saudi di PBB mengatakan: (Seandainya ayat ini berhenti pada kata agama tentua KSA tidak menentang dalam persetujuan atasanya…) perhatikanlah, padahal hasilnya adalah satu, yaitu membuka pintu murtad, akan tetapi dengan kalimat yang lebih rigkas dan penegasan yang tidak begitu ketara…!! Bagaimanapun keadaannya, yang penting adalah kita mengetahui bahwa sesungguhnya setelah beberapa tahun saat dituangkan keputusan-keputusan konfrensi internasional tentang HAM dengan cara yang membuatnya bisa diterima dan sesuai dengan siasat kamuflase yang dipakai Saudi, maka Saudi dengan cepat dan dengan sangat semangat sekali mengumumkan dukungannya dan menyuarakan bersamanya.

Doktor Abdullah Al Qubaa’ berkata: (Dan tatkala proyek keputusan internasional tentang HAM dilontarkan kepada Majelis Umum tahun 1966 (dua macam perjanjian), maka KSA menyuarakan kesetujuannya bersama proyek itu….) dia  berkata:  (Proyek  I’laan  dunia  tentang  HAM  ini mencakup  di  antaranya hak menentukan jalan hidup         “sampai dia berkata: Dan persamaan dalam hak-hak antara perempuan dengan laki-laki dalam segala aspek hak-hak manusia,  kebebasan pribadinya, keamanan dan pengharaman perbudakan hak-hak manusia di  pengadilan-pengadilan dan hak-hak politik, serta persamaan di hadapan undang-undang) dari kitab Assu’uudiyyah   Wal Munadhdhamaat   Ad Dauliyyyah  hal:99.

Saya bertanya kepada engkau dengan atas nama Allah, wahai orang yang obyektif siapa saja engkau ini, apakah ada perbedaan yang mendasar antara kekafiran yang nyata ini dengan yang sebelumnya, yang ini kekafiran yang jelas lagi terang sedangkan yang itu adalah kekafiran yang lebih jelas dan lebih terang.

–          Persamaan muthlaq dalam semua hak antara perempuan dengan laki-laki dalam segala aspek.

–          Kebebasan pribadi, ini adalah muthlaq sebagaimana apa yang dipahami oleh orang-orang barat para pembuat undang-undangn ini.

–          Keamanan muthlak bagi manusia, ya semua manusia termasuk orang-orang musyrik, orang-orang murtad dan musuh-musuh agama ini.

–          Pengharaman perbudakan secara muthlaq, termasuk memperbudak orang-orang kafir harbiy.

–          Dan persamaan secara muthlaq di hadapan undang-undang di antara manusia termasuk orang-orang kafir dan orang-orang muwahhid.

Sesungguhnya itu adalah ketaatan, dukungan, dan kepatuhan  terhadap  hukum  yang  tidak  Allah turunkan.

Apa yang dikatakan para masyayikh dan ulama tentang persamaan antara laki-laki dengan perempuan dalam semua hak??? Apakah ini termasuk dienul Islam?? Atau justeru itu termasuk agama orang-orang kafir barat yang mulhid yang menuduh ajaran-ajaran Islam dengan tuduhan mendhalimi wanita dan mengurangi hak-haknya??. .

Allah subhaanahu wa ta’aala menetapkan hukum-hukum dengan ilmu dan hikmah-Nya, dan Dia memutuskan dengan hal-hal yang di dalamnya terdapat perbedaan antara laki-laki dengan wanita seperti warisan, kesaksian dan yang lainnya, sedangkan orang-orang kafir itu mengatakan: Tidak, itu adalah persamaan yang muthlaq dalam semua hak dan segala aspek kehidupan, terus mereka diikuti oleh negara “tauhid” !!!dan mengikuti aturan mereka ini yang bertentangan dengan syari’at dan dien Allah, bahkan dalam rangka memperkuat dukungannya terhadap rincian-rincian I’laan ini dan point-pointnya Saudi telah menyuarakan suara setujunya dengan (Yes) atas proyek keputusan no 3251 PBB tanggal 15/12/75 yang menegaskan persamaan antara laki-iaki dan perempuan dan memberangus terhadap pembedaan dalam memperlakukan perempuan, Maka bagaimana pendapat kalian tentang hal ini wahai para du’aat tauhid!! dan wahai para masyayikh..??

Allah subhaanahu wa ta’aala mensyari’atkan membunuh orang-orang kafir dan musuh-musuh agama, memperbudak tawanan-tawanan mereka yang harbiy, dan Dia membedakan antara kaum muslimin dengan orang-orang kafir dalam hukum akhirat dan dalam banyak hukum dunia dalam hak-hak dan yang lainnya, dan ayat tentang itupun sangatlah banyak dan banyak lagi masyhur.

Sedangkan orang-orang kafir yang membuat hukum itu mengatakan (No…), wajib saling berjanji untuk kemanan total bagi manusia, ya semua manusia, dan tidak boleh menyerang  yang  lain  (sedangkan perbudakan  diharamkan dengan segala macam bentuknya) , begitulah yang ditegaskan oleh ayat ke 4 dari I’ laan dunia HAM.[4]

Sedangkan pemerintahan imamul mustaslimiin mengatakan: Kami mendengar dan kami taat, dalam rangka menyetujui hukum orang-orang kafir anak-anak kera dari kalangan yahudi dan nasrani dan yang lainnya, maka bagaimana pendapat syaikh-syaikh tentang hal ini…??

“Apakah ada tuhan lain bersama Allah? Katakan: “Datangkan bukti  kalian bila kalian memang benar.”

Apakah ketaatan ini tergolong maksiat atau termasuk kekafiran yang nyata dan kemusyrikan yang terang.

Allah subhaanahu wa ta’aala berfirman:

Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik. ” (Qs: Al-An’aam: 121)

Al Hakim dan yang lainnya meriwayatkan dengan sanad shahih dari Ibnu Abbas, bahwa orang-orang dari kalangan kaum musyrikin mendebat kaum muslimin dalam masalah sembelihan dan pengharaman bangkai, mereka mengatakan: Kalian makan dari apa yang kalian bunuh dan kalian tidak memakan dari apa yang dibunuh Allah? Mereka maksudkan bangkai, maka Allah mengatakan:

“dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu tentulah menjadi orang-orang yang musyrik. ” (Qs: A.1-An’aam:   121).

Perhatikan bagaimana Allah subhaanahu wa ta’aala menguatkan hukum yang jelas lagi gamblang ini dengan inna (sesungguhnya) sebagai penguat.

Al ‘Allamah Asy Syinqithiy berkata dalam tafsirnya saat menjelaskan ayat ini, sesungguhnya itu adalah: (fatwa samaawiyyah dari sang Pencipta subhaanahu wa ta’aala, di dalamnya Dia menegaskan bahwa orang yang mengikuti hukum syaitan yang bertentangan dengan hukum Al Rahman adalah orang musyrik kepada Allah) .

Beliau rahimahullah berkata juga saat menjelaskan firman-Nya subhaanahu wa ta’aala:

“Dan tidak mengambil seorangpun menjadi sekutu-Nya dalam menetapkan  keputusan.”   (Qs:  Al-Kahfi:   26).

Beliau berkata: Bahwa orang-orang yang mengikuti hukum-hukum para pembuat hukum selain apa yang telah disyari’atkan Allah sesungguhnya mereka itu adalah musyrikuuna  billaah (menyekutukan Allah) .

Dan beliau berkata juga di dalam tempat yang sama:

إن الذين يتبعون القوانين الوضعية التي شرعها الشيطان على ألسنة أوليائه مخالفة لما شرعه الله جل وعلا على ألسنة رسله عليهم الصلاة والسلام، أنه لا يشك في كفرهم وشركهم إلا من طمس الله بصيرته وأعماه عن نور الوحي مثلهم

“Sesungguhnya orang-orang yang mengikuti qawaaniin wadl’iyyah (undang-undang buatan) yang disyari’atkan oleh syaitan lewat lisan-lisan wali-walinya[5] yang bertentangan dengan apa yang telah disyari’atkan Allah lewat lisan-iisan para Rasul-Nya – semoga shalawat dan salam tercurah Kepada mereka – , sesungguhnya tidak ada yang meragukan akan kekafiran dan kemusyrikan mereka kecuali orang yang bashirahnya telah dihapus oleh Allah dan dia itu dibutakan dari cahaya wahyu-Nya seperti mereka.””

  1. 7. Saudi  Dengan  Organisasi-Organisasi  yang Menginduk Kepada PBB.

• Saudi Dengan Organisasi PBB Urusan Pendidikan, ilmu Pengetahuan dan Budaya (UNESCO) .

 

Organisasi ini dibentuk tahun 1946 M, dan ini adalah salah satu organisasi yang mana Saudi memberikan perhatian besar terhadapnya[6] semenjak ia didirikan. Saudi menjadi salah satu anggotanya semenjak awal berdiri, ia bekerja sama bersamanya dengan kerjasama yang nampak, dan ia memberikan biaya kepadanya dengan dana yang sangat melimpah dan memberikan bantuan kepadanya dengan penuh dermawan, sampai-sampai Saudi itu ikut andil dengan segala macam cara dalam kegiatan-kegiatan umum organisasi ini, ia memberikan pinjaman tanpa bunga kepada UNESCO sebesar 4,6[7] juta dolar dan memberikan andil sebesar 50.000 dolar dalam kas UNESCO yang khusus buat kemajuan pengkajian ilmiyyah di Afrika, dan ia juga memberikan biaya proyek-proyek UNESCO di assaahil al afriqiy (Afrika) dengan dana sebesar satu juta dolar, juqa terjalin kerjasama antara Saudi dengan UNESCO dalam aspek ilmiyyah untuk menutupi setiap kegiatan-kegiatan organisasi ini.[8]

Begitulah wahai saudara muwahhid, gambaran ini mulai sempurna di hadapanmu, dan menjadi jelas sedikit demi sedikit tentang negara busuk ini.

a.           Taat terhadap orang-orang kafir dalam hal hukum – ini telah lalu secara berulang kali-.

b.                    Membela-bela mereka dan piagamnya yang kafir, ini juga telah lalu secara berulang kali.

c.            Berupaya untuk memperkokoh hubungan-hubungan kasih sayang dan persahabatan, ini juga telah lalu.

d.            Hidup berdampingan secara damai, damai dan pengharaman peperangan (diharamkannya jihad), serta menyelesaikan persengketaan secara damai – sebagaimana yang lalu-.

e.            Berhukum kepada pengadilan-pengadilan internasional dan thaghut-thaghut
qaanuuniyyah.

f.             Dan di sini membantu mereka dengan harta dan dengan sangat dermawan sekali layaknya kedermawanan Hatim.[9]

Ada di dalam kitab Ad Durar Assaniyyah Fil Ajwibah An Najdiyyah dalam penjelasan firman Allah subhaanahu wa ta’aala:

Dan dalam menjelaskan makna tawalliy: At Tawalliy adalah membela-bela orang-orang kafir…., dan membantu mereka dengan harta, badan, dan pendapat, sedangkan hal ini adalah kekafiran yang nyata yang mengeluarkan dari millah Islamiyyah,” Jilid 5 Juz 7 hal 201.

Ibnu Hazm rahimahullah berkata: Telah sah bahwa firman Allah subhaanahu wa ta’aala:

Adalah sesuai dengan dhahirnya, yaitu bahwa orang itu kafir yang tergolong orang-orang kafir, dan ini adalah kebenaran yang tidak ada perselisihan di dalamnya di antara kaum muslimin.”Al Muhallaa 13/35.

Syaikh Sulaiman Ibnu Sahman berkata dalam Diwannya:

ولا شك في تكفيره عند من عقل
ويظهر جهراً للوفاق على العمل
وذا قول من يدري الصواب من الزلل
ومن يتولّ الكافرين فمثلم
وكل محب أو معين وناصر
فهم مثلهم في الكفر من غير ريبة

Barangsiapa tawalli kepada kaum kafir maka ia sama dengan mereka

Dan tak ragu kekafirannya bagi orang yang berakal

Setiap yang mencintai atau membantu dan menolong

Dan tampakkan secara nyata sikap setuju terhadap amalan

Maka ia  sama dengan mereka dalam kekafiran tanpa keraguan

Itulah ucapan orang yang mengetahui kebenaran dari kesalahan

Masih ada yang mesti diketahui oleh saudara muwahhid sebagai tambahan pengetahuan tentang hakikat oraganisasi busuk ini (secara terbuka) – sebagaimana yang mereka katakan-, ya… .memang sudah diketahui bahwa ia adalah menginduk kepada PBB, sedangkan kita sudah mengetahui kekafiran-kekafiran PBB, piagamnya, dan kebatilannya, akan tetapi di sana ada keistimewaan-keistimewaan yang lakukan oleh organisasi yang didanai secara melimpah oleh negara tauhid!!yang mesti kita ketahui.

Ada didalam Al Mausuu’ah Al Muyassarah Fil Adyaan Wal Madzaahib Al Mu’aashirah yang bersumber dari WAMY (Ikatan Pemuda Dunia Islam) di Riyadh hal 451, tentang pemikiran-pemikiran dan keyakinan-keyakinan Masuuniyyah (Zionisme) adalah” (menguasai organisasi-organisasi internasional dengan cara menjadikan ketuanya dari kalangan zionis, seperti organisasi PBB urusan pendidikan, ilmu pengetahuan dan budaya)”.

Oleh sebab itu tidak aneh kalau kita mengetahui bahwa orang-orang yang mengurusi  organisasi ini dan mengaturnya, mayoritasnya adalah dari kalangan yahudi, seperti:

  1. M.  Levin ketua  bidang  tsaqafah  dunia: (yahudi)
  2. ألف س. فيلد  ketua  panitia  tukar  menukarperdagangan luar: (yahudi)
  3. جي. إيزن هارد ketua panitia Organisasi Tsaqafah dunia: (yahudi).
  4. J.  Chaplin  ketua  seksi   isti’laamat: (yahudi).
  5. Dan yang lainnya, silahkan rinciannya rujuk buku Asraar Al Maasuuniyyah.

Saya ingin mengetengahkan di-samping hal ini kepada saudara muwahhid sebagian kekafiran yang nyata yang ada di  dalam Mausuu’ah Taariikh Al Jins Al Basyariy Wa Taqaddumuhuu Ats Tsaqafiy Wal’ Ilmiy bersumber dari organisasi yang busuk ini, ada dalam pasal ke sepuluh jilid ke tiga:

1.  Islam itu adalah gabungan yang diambil dari yahudi, kristen, dan paganisme arab.

  1. Al Qur’an itu adalah kitab yang tidak ada balaghah di dalamnya.
  2. Hadits-hadits nabawiy itu adalah dibuat oleh sebagian orang setelah meninggalnya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dengan tenggang waktu yang lama, dan dinisbatkan kepada Rasul shallallaahu ‘alaihi wa sallam.
  3. Para ahli fiqh Islam meletakan fiqh islamiy dengan bersandarkan kepada undang-undang Romawiy, undang-undang Persia, Taurat, dan undang-undang gereja.
  4. Wanita tidak ada harganya di dalam masyarakat Islamiy.
  5. Islam membebani kafir dzimmiy dengan jizyah dan kharaaj….[10]

Semua itu ada di dalam Mausuu’ah (ensiklopedi) yang diterbitkan oleh organisasi yang busuk ini yang merupakan lembaga tsaqafiyyah tertinggi di PBB.

Meskipun dengan adanya kekafiran yang terbuka dan permusuhannya yang dinampakkan oleh organisasi ini terhadap Islam dan Al Qur’an, namun sesungguhnya negara Saudi yang kafir ini terus mendanainya dengan penuh dermawan dan tangan yang selalu mengalirkan bantuan dan pemberiannya yang tidak ada tandingannya, sebagaimana yang telah engkau ketahui.

Bukan ini saja, akan tetapi Saudi juga menyerahkan kepadanya urusan yang tergolong aspek yang paling berbahaya, yaitu menyiapkan para guru dan pengajar yang setelahnya mereka akan menjadi tenaga-tenaga pendidik generasi-generasi dari kalangan anak-anak kaum muslimiin dengan menyimpangkan mereka dan menyesatkannya.

Doktor Abdullah Al Qubaa’ berkata: Fakultas Tarbiyyah di Riyad mengambii faidah dari bantuan-bantuan UNESCO lewat para tenaga ahlinya dan para pegawainya yang memiliki keahlian tingkat dunia, sebagaimana keutamaan ini kembali kepada UNESCO dalam merintis didirikannya Fakultas Mu’aallimiin di Riyad. Dan para tenaga ahli UNESCO dalam memerangi buta huruf, idaarah tarbawiyyah, ta’liim fanniy, dan baraamij tarbawiyyah berada di tengah-tengah banyak para hali yang dibantukan dalam memperbagus aturan pendidikan di Kerajaan…”

Ini adalah keadaan seluruh negara-negara teluk, sesungguhnya (paman mereka) UNESCO adalah lembaga yang mengawasi dan memberikan arahan/taujiih bagi jalannya pendidikan dan pengajaran, dan oleh sebab itu telah selesai didirikan  (kantor cabang UNESCO bagi negara-negara arab di teluk) di Dauhah pada bulan Juni 1976 M, dan direkturnya adalah utusan dari organisasi UNESCO.

Thalaal Muhammad Nur ‘Aththaar menyebutkan dalam kitabnya Assu’uudiyyah Wa Hai’atul Umam seraya memuji lagi bangga, bahwa Kerajaan Saudi telah memberikan andil dengan cara membantu organisasi PBB urusan pendidikan, ilmu pengetahuan dan budaya (UNESCO) sebesar 17.040.000 dolar, dan dia menukil ucapan Sultan Ibnu Abdil Aziz wakil perdana menteri kedua sekaligus menteri pertahanan dan penerbangan juga pengawas umum yang dia lontarkan dalam kongres ke 40 Majelis Umum PBB:”Dan dari pijakan-pijakan ini,maka sesungguhnya kami memperkuat keseriusan kami untuk terus berupaya membantu organisasi PBB dan badan-badan perwakilannya yang khusus dengan menganggapnya sebagai bentuk tempat yang layak untuk melakukan kerjasama antar bangsa dan rakyat, dan sebagai mimbar yang sangat penting untuk saling berinteraksi dan saling memahami, serta sarana yang sangat efektif untuk menyelesaikan segala persengketaan dan obat segala krisis. Sebagaimana kami menyampaikan pengingkaran kami terhadap setiap ideologi yang berusaha menghambat kegiatan-kegiatannya, dan kami berkeyakinan harusnya memberikan tindakan keras kepada negara-negara yang berusaha melanggar keputusan-keputusannya dan meremehkan pengaturan bersama masyarakat dunia yang berwujud organisasi ini.”

أنتم سر البلاء
نهجكم حجب الضياء
كأفاعٍ في خفاء
أنتم رجس وفسق
أنتم كفر وغدر
سمكم مازال يسري

Kalian ini najis dan busuk

Kalianlah sumber bencan

Kalian kekafiran dan pengkhianatan

Ideologi kalian menutupi cahaya

Racun kalian masih menjalar

Bagaikan ular berbisa yang bersembunyi

(Marwan Hadid)

Saudi Dengan ILO (Organisasi Buruh Dunia).

ILO juga termasuk salah satu organisasi yang menginduk kepada PBB, Saudi telah bergabung dengannya pada tahun 1976 M. Organisasi ini memiliki undang-undang dan hukum-hukum yang dijadikan rujukan di dalamnya yang mana seluruh negara-negara anggotanya tunduk dan berhukum kepadanya, yaitu (Undang-Undang Organisasi Buruh Internasional, dan I’laan Philadelphia 1944 M) .

Di awal pembukaan Undang-Undang tersebut tercantum ungkapan:”Dikarenakan tidak ada jalan untuk menegakkan perdamaian dunia yang abadi kecuali bila dibangun di atas dasar keadilan sosial”

Dan ada  di  I’laan khusus yang berkenaan dengan tujuan-tujuan dan maksud-maksud ILO: (Kedua: Dikarenakan konfrensi ini beriman bahwa percobaan/pengalaman telah membuktikan    secara  total  akan  kebenaran  apa  yang disebutkan oleh Undang-Undang ILO, yaitu bahwa tidak ada jalan  untuk  menegakkan  perdamaian  dunia  yang  abadi kecuali bila dibangun di atas dasar keadilan sosial, maka ia mempertegas:

  1. i.           Bahwa bagi seluruh manusia bagaimanapun rasnya, atau keyakinannya, atau bangsanya, ia memiliki hak untuk bekerja demi mencapai kesejahteraan materinya dan kemajuan  ruhnya  secara bersamaan dalam suasana-suasana  yang menyediakan bagi  mereka  kebebasan, kehormatan,   keamanan  ekonomi  dan  keseimbangan kesempatan.

ii.      Sesungguhnya ILO saat ia melakukan tugas-tugas yang diembannya dan setelah melihat seluruh faktor-faktor yang bersifat ekonomi dan keuangan yang memiliki hubungah dengannya, ia   memiliki hak untuk mencantumkan dalam keputusan-keputusan dan arahan-arahannya hukum apa saja yang ia pandang selaras).

Di dalam hal ini terdapat pemberian hak membuat hukum secara total bagi organisasi yang busuk ini.

Sebelum kita meninggalkan pembahasan ini kepada pembahasan lain, kita perlu mengisyaratkan  kepada kesepakatan yang telah diikat oleh masing-masing antara PBB, ILO,   FAO (Food And Agriculture Organization/Organisasi Pangan dan  Pertanian  Dunia), UNESCO,  Organisasi Penerbangan Sipil Dunia, WHO (World Health Organization), Persatuan Perhubungan dan Komunikasi Dunia, Al Munadhdhamah Al  ‘Aalamiyyah Lil Arshaad Al jawwiyyah, Badan Tenaga Atom  Internasional Persatuan  Pos Dunia,  semuanya  mengadakan  kesepakatan dengan Kerajaan Saudi Arabia, silahkan rujuk semua itu bersama  point-pointnya dalam kitab Al Mamlakah Al ‘Arabiyyah Wal Munadhdhamaat Ad Dauliyyah dalam bagian tambahan.

 

  • Saudi Dengan Palang Merah Internasional.

Termasuk hal yang sudah dikenal adalah bahwa Palang Merah Internasional itu tidak lain adalah salah satu badan dari badan-badan internasional yang menginduk kepada Perserikatan Bangsat-Bangsat (Hai’atul Umam Al Mulhidah). Sudah diketahui umum bahwa badan yang busuk ini memiliki kegiatan-kegiatan yang berupaya mengkristenkan kaum muslimin dan menyimpangkan mereka dari tauhid kepada syirik dan tandiid. la adalah yayasan kafir lagi musyrik, dan statusnya adalah sangat nampak dari namanya, sedangkan siasat-siasatnya di berbagai penjuru dunia adalah sangat nampak lagi terbuka, maka bagaimana gerangan sikap negara tauhid!!dari organisasi kafir ini, apakah dia berlepas diri darinya, memusuhinya dan memeranginya, karena ia berupaya mengembalikan kaum muslimin dari dien mereka dan tauhidnya kepada kemusyrikan??atau paling minimal Saudi ini menjauhinya, tidak bermu’aamalah dengannya dan memutus hubungan dengannya, demi merealisasikan kewajibannya yang paling minimal supaya bisa masuk dalam ruang lingkup tauhid??

Janganlah engkau bermimpi dengan seperti ini atau itu, sesunggguhnya negara ini membiayai yayasan ini dengan penuh dermawan yang tiada bandingnya, menyokong biayanya, membantunya serta mendukungnya, inilah sebagian contohnya:

  1. KSA memberikan dana dalam anggaran tahunan badan  Palang  Merah  ini  dengan  dana berjumlah 750,000 Riyal.
  2. Di samping itu ia memberikan bantuan tidak wajib setiap tahunnya sebesar 200,000 Dolar hingga 300,000 Dolar.
  3. Sebagaimana yang  telah lalu Saudi  juga memiliki bantuan-bantuan maqthuu’ah istitsnaa’iyyah (special) yang telah berjumlah tahun 1404 H/1984 M (4,000,000) Frank Swiss.[11] Akan datang dalam bahasan Saudi dengan Zionisme contoh-contoh dari kerjasama ini juga berupa hukum-hukum dan undang-undang Bulan Sabit   Merah Saudi dan yang lainnya.

Ini kami rasa cukup, dan kami tidak ingin memperpanjang bahasan dengan menyebutkan organisasi-organisasi lainnya, baik yang menginduk kepada PBB atau yang lainnya yang mengadakan kerjasama dengan negara busuk ini, seperti Organisasi Non Blok, OPEC, Kas Khusus OPEC[12] dan organisasi-organisasi serta lembaga-lembaga kafir lainnya, karena dari apa yang telah diuraikan dirasa cukup bagi orang yang mencari kebenaran. Dan kalau seandainya kami menelusuri lembaga-lembaga dan organisasi-organisasi itu satu persatu, dan kami mengamati qawaaniinnya, point-pointnya, dan dustuurnya yang didukung oleh negara yang busuk ini, tentulah pembahasannya akan bercabang-cabang dan materinya akan panjang, sedangkan tujuan kami adalah hanya sekedar memberikan contoh bukan membatasi.

Dalam penjelasan yang lalu kami telah memberikan kepada para pencari kebenaran sisi yang cukup dari benang tersebut, dan bila ia menginginkan tambahan maka silahkan ia menelusurinya. Orang yang menunjukan kepada jalan kebaikan adalah sama dengan yang melakukannya. Dan hendaklah orang yang mengharapkan kebaikan mengetahui bahwa kebusukan-kebusukan negara ini adalah sangatlah panjang dan panjang, dan cukuplah dari hal itu apa yang dengannya kami menegakkan hujjah dan dengannya kami menjelaskan jalan. Orang yang tujuannnya adalah mencari kebenaran, maka dengan sekedar isyarat itu sudah cukup baginya, sedangkan orang yang membangkang dan ngotot maka dalil-dalil yang telah kami ketengahkan terhadapnya adalah sudah cukup untuk menegakkan hujjah atasnya.

Dan sebelum kita meninggalkan sikap negara yang busuk ini terhadap thaghut-thaghut dunia internasional, supaya sesudahnya kita bisa berpindah kepada yang lebih dekat dari itu, yaitu thaguht-thaghut teluk dan arab, kami ingin mengisyaratkan meskipun dengan sekilas kepada kerjasama yang erat antara negara yang busuk ini dengan kekasih hatinya di dunia internasional (Amerika).

8. Saudi Dengan Kekasih Hati (Amerika).

• Kesepakatan Jual Beli Militer Amerika Saudi yang telah ditandatangani bersama-sama oleh kedua Negara pada bulan Juni haziraan 1974 M, kemudian setelah itu terbentuklah Badan Bersama Amerika Saudi Untuk Kerjasama Ekonomi dan Bisnis dan Badan Kerjasama Bersama Untuk Urusan Keamanan!! Dua badan ini telah dibentuk oleh Menlu Amerika Kesinger seorang yahudi dengan kekasih hatinya al amir Fahd Ibnu Abdil Aziz. Kesepakatan ini berisi rantaian kesepakatan-kesepakatan seputar pelayanan-pelayanan dua negara yang dilakukan antar dua negara itu.

Badan yang terakhir ini membentuk kerjasama keamanan dan saling memahami antara dua negara itu dalam bidang pengamanan  kestabilan politik Saudi  yang  kosong dari ideologi-ideologi  asing  dan  komunis  secara  khusus “sebagaimana di sana telah ada kesepakatan-kesepakatan lain yang telah dipelajari oleh badan bersama itu yang mana di antaranya adalah tukar-menukar kunjungan baik terang-terangan   atau  tidak  terang-terangan     yang dilakukan oleh para para pejabat  tinggi  kedua Negara dalam  rangka  bertujuan  perencanaan  dan  musyawarah “sebagaimana Amerika  Serikat memberikan  dorongan KSA untuk membeli Sanadaat Al Khizaahah Al Amriikiyyah”.[13] Amerika menyetujui usulan Saudi yang memutuskan untuk diadakannya   konfrensi  negara-negara   penghasil  dan konsumen  minyak.  Washington  dan  Riyad  mempelajari kemungkinan  penandatanganan  kesepakatan  minyak  yang berjangka  sangat  panjang  sekali  yang  mana  isinya memberikan jaminan bagi Amerika Serikat untuk mendapatkan minyak dalam jumlah yang sangat banyak dan dengan harga tertentu, dan di samping itu Amerika Serikat berupaya meyakinkan orang-orang Saudi untuk tidak mengurangi produksi minyaknya dengan pengurangan yang sangat mencolok, ini demi menjaga tetap murahnya harga minyak. Bagaimanapun keadaannya sesungguhnya persahabatan yang sangat erat, pengabdian Saudi (terhadap Amerika) yang sangat terbuka, dan hubungan yang tidak syar’iy antara pemerintah yang busuk ini dengan Amerika adalah bukanlah hal yang baru, akan tetapi itu sudah lama. Semenjak awal mula berdirinya Saudi(tahap ke tiga) sesungguhnya sahabat-sahabat (Abdul Aziz ayahnya Fahd dan Abdullah) dari kalangan orang-orang Amerika – setelah beralih pengabdiannya dari pangkuan Inggris (sebagai boneka) ke pangkuan Amerika (juga sebagai boneka) – adalah banyak sekali, dan hubungan kasih sayangnya dengan mereka adalah sangat jelas lagi terbuka, mulai dari tingkat-tingkat yang kecil seperti Kenies Edward dan yang lainnya dari kalangan yang mendapatkan bagian besar dari perhatian dan kecintaannya, dan begitu juga perusahaan dan para pengurus Aramco milik Amerika, hingga tingkat para presiden mereka seperti Roozevelt yang mana dia dan Ibnu Su’uud menyempatkan mengarungi lautan untuk saling bertemu di laut merah di atas kapal induk Amerika كوينسي tanggal  14  Syubat  1945 M,  ya…..hubungan-hubungan itu sangatlah kokoh dan erat semenjak saat itu, sehingga tidak aneh bila جون فروسال Menlu Amerika menyatakan terang-terangan dalam konfrensi bersama para panglima perang yang dilaksanakan di Miyami 23 Haziiran 1948 M: “Sesungguhnya membela/melindungi Kerajaan Saudi Arabia adalah masuk dalam aturan perlindungan dunia yang bebas”-

Ini pada masa lalu, adapun sekarang sesungguhnya keadaan pitik-pitik Abdul Aziz terhadap kekasih hatinya telah makin maju dan berkembang dengan perkembangan yang tidak samar terhadap seorangpun, dan sikap mereka menjadi boneka Amerika-pun sangatlah terbuka dan nampak jelas sejelas matahari di siang bolong, sedangkan kesepakatan ini tidak lain adalah secuil darinya, dan kami akan mengisyaratkan penjelasan tambahan pada pasal Saudi dengan Zionisme, sampai-sampai orang-orang yang mengamati hal-hal ini menganggap Saudi itu adalah negara bagian Amerika Serikat yang ke 51.

 

BADAN BERSAMA AMERIKA SAUDI

Menteri Kesinger    – Ketua Raja Fahd                                                                                                                         – Ketua

 

BADAN BERSAMA UNTUK KERJASAMA EKONOMI

Menteri khizaanah       – Simon

Menteri Negara     – Aba Al Khail

Orang-orang yang dipercaya untuk melaksanakan: Pembantu Menteri:      – Parskiy

– Doktor Salim

 

BADAN BERSAMA UNTUK KERJASAMA KEAMANAN

Wakil   Menteri   Pertahanan   Untuk   Urusan   Keamanan Internasional   – Soroz.

Wakil Menteri Pertahanan – Amir Turkiy.

 

Kelompok Kerja Untuk Tashliih

Departemen Perdagangan (Ketua) Departemen Kenegaraan. Departemen Khizaanah.

Badan Urusan Pengembangan Negara. Lembaga WaadiFilisiy

 

Kelompok Kerja Untuk Sumber Daya Manusia dan Pengajaran

Departemen Tenaga Kerja (Ketua). Departemen Kesehatan dan Tarbiyyah. Badan Sosial.

Badan Urusan Pengembangan Negara. Departemen Kenegaraan.

 

Kelompok Kerja Untuk Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Lembaga Nasional Untuk Ilmu Pengetahuan (Ketua) . Departemen Kenegaraan.

Departemen Dalam Negeri.

 

Kelompok Kerja Untuk Pertanian

Departemen Pertanian (Ketua). Departemen dalam Negeri.

Catatan:

Badan Bersama Amerika Saudi ini terbentuk pada tanggal 8 Haziiraan 1974 M oleh menteri Kesinger dan amir Fahd, dan badan ini mengadakan pertemuann tidak resminya saat kunjungan menteri Simon ke Saudi Arabia pada tamuuz (Juli) 1974.

Adapun Badan Bersama Untuk Kerjasama Ekonomi telah mengadakan pertemuannya pada syubaat (Februari) 1975, sedangkan Badan Bersama Untuk Kerjasama Keamanan telah berkumpul antara 10,12 tasyriin ke dua (November) 1974. Adapun yang berhubungan dengan pertemuan kelompok-kelompok kerja, maka rinciannya sebagai berikut: Kelompok Kerja Industri: 21-23 tamuuz (Juli) 1974, 26-27 Ailuul (September) 1974.

Kelompok Kerja Sumber Daya Manusia dan Ta’liim: 24-25 tamuuz (Juli) 1974.

Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi: 16-17 Ailuul (September) 1974.

Pertanian: 14-15 Ailuul (September) 1974.

Sumber rujukan: Taqrir Kongres Amerika Majelis Perwakilan Amerika, badan urusan luar negeri tentang teluk arab, 1974″Pendanaan, Politik, Persenjataan, dan Kekuasaan” jalsah 93, daurah tsaaniyyah (Washington, Maktab Mathbuu’aat Al Hukuumah Al Amriikiyyah 1975) hal 258.[14]

Sebelum saya pindah dari bahasan Amerika ke bahasan lain,  senang sekali bila saya mencantumkan di hadapan saudara  muwahhid  taqriir  yang telah disiapkan  oleh sebagian orang-orang yang memiliki kepedulian.

DANA MILITER SAUDI

CONTOH TENTANG PENGHAMBURAN KEKAYAAN KAUM MUSLIMIN

Masyarakat umat islamiyyah bakal terkena rasa kaget dan tercengang saat mereka mengetahui bahwa angkatan bersenjata Saudi adalah militer yang paling boros di dunia ini, dan paling tinggi beban biayanya bila dibandingkan (dengan negara-negara lain), padahal pada waktu yang bersamaan ia adalah militer yang paling lemah dari sisi kemampuan pertahanannya dibandingkan semua negara.

Hakikat sebenarnya yang tidak ada seorangpun mampu membantahnya ini menimbulkan pertanyaan secara spontan yang tidak bisa lari darinya: Kenapa pemerintah Saudi ini membiayai dengan dana yang sangat besar dan berlebih-lebihan terhadap pertahanannya? Dan kemana harta-harta ini perginya?

Sesungguhnya jawaban pertanyaan ini menuntut kita untuk diam sejenak, di dalamnya kita menghitung dan mengecek sebagian realita dan angka-angka tentang dana militer yang khusus untuk angkatan bersenjata Saudi. Dan dalam mengumpulkan kenyataan-kenyataan dan angka-angka ini kami akan berpatokan kepada sumber yang sudah terkenal dengan luasnya ma’luumat dan kejeliannya dalam hal yang berhubungan dengan urusan-urusan militer dan strategi untuk dunia seluruhnya, di samping juga telah mendapatkan kepercayaan yang sempurna di dunia ini seluruhnya, yaitu Lembaga Internasional Untuk Pengkajian Strategi di London yang tiap tahunnya mengeluarkan taqiir yang mencakup dengan judul “At Tawaazun Al ‘Askariy”

Sesuai dengan akhir taqriir (laporan) yang diterbitkan oleh Lembaga itu tentang tahun anggaran 1981/82 sesungguhnya besar dana militer Saudi mencapai 24.400.000.000 Dolar Amerika, padahal seluruh kekuatan militer Saudi dengan berbagai angkatannya hanya berakhir pada angka 52.200 personel, yang terbagi sebagai berikut:

 

Angakat Darat:           35000

Angkatan Udara:         15000

Angkatan Laut: 2200

Jumlah total 52200

 

Supaya kita memahami dilaalah angka-angka ini dan arahnya, maka kita membutuhkan sedikit penguraian dan perbandingan yang sangat penting untuk pemahaman ini. Dan bagan berikut ini berisi perbandingan dana militer Saudi dengan dana miiiter 15 negara, yaitu: Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman Barat, Pakistan, Malaysia, Yordania, Spanyol, Turki, Maroko, Mesir, Al Jazaair, Indonesia, Sudan dan Nigeria.

Satu kolom dalam bagan ini adalah: Bagian satu individu dari penduduk dari seluruh dana miiiter angkatan bersenjata di negerinya, dan yang merupakan hasil pembagian seluruh dana militer satu tahun terhadap jumlah seluruh penduduk di negeri yang dimaksud:

no NAMA NEGARA BAGIAN SATU INDIVIDUDARI SELURUH DANA

MILITER UNTUK SATU

TAHUN (1981) DENGAN

DOLAR AMERIKA

Kerajaan Saudi Arabia 3014
1 Amerika Serikat 782
2 Inggris 433
3 Prancis 437
4 Jerman Barat 471
5 Pakistan 212
6 Malaysia 140
7 Yordania 134
8 Spanyol 95
9 Turki 56
10 Maroko 52
11 Mesir 49
12 Al Jazaair 41
13 Indonesia 17
14 Sudan 17
15 Nigeria 11

 

Dilaalahnya sangatlah jelas, saat satu individu dari penduduk saudi mendapatkan 3014 Dolar, maka sesungguhnya satu individu Amerika hanya mendapatkan 782 Dolar, sangat jauh sekali bila dibandingkan dengan Spanyol yang hanya 95 Dolar, dan begitu juga dibandingkan dengan Nigeria yang hanya 11 Dolar.

Dan bila kita kumpulkan bagian masing-masing individu dari lima belas negara terus kita bandingkan dengan bagian satu individu Saudi maka kita mendapatkannya sebagai berikut:

Jumlah bagian individu-individu 1-15 negara adalah: 2947 Dolar. Sedangkan bagian satu individu Saudi: 3014 Dolar.

Artinya bahwa perbandingan bagian satu individu Saudi dari dana militernya bukan hanya paling besar dari jadwal-jadwal negara-negara dunia ini, akan tetapi lebih dari itu, yaitu lebih tinggi dari gabungan lima belas negara yang tercantum dalam jadwal.

Jadwal/bagan berikut ini berisi tentang perbandingan antara Saudi dengan 18 negara yang di antaranya adalah sejumlah negara-negara yang memiliki kekuatan nuklir -dengan segala komitmen-komitmen internasionalnya.

Dan yang dijadikan perbandingan di sini adalah bagian satu individu dari individu-individu angkatan-angkatan bersenjata dari seluruh dana militer tahunan (1981) . Dan bisa dilihat nilainya dengan cara membagi seluruh anggaran militer tahunan terhadap jumlah personel angkatan bersenjata.

NO NEGARA ANGGARANMILITER

PERTAHUN

DENGAN

MILYAR

DOLAR

JUMLAHKEKUATAN

BERSENJATA

PERBANDINGAN BAGIAN SATUINDIVIDU DENGAN DOLAR
Kerajaan Saudi Arabia 24,4 52200 46743
1 Amerika Serikat 215,900 2116800 10199
2 Inggris 014,090 327600 043088
3 Prancis 019,295 492850 039090
4 Jerman Barat 018,440 495000 037050
5 Italia 007,711 0370000 020480
6 Spanyol 003,650 347000 010526
7 Yunani 001,887 206500 009120
8 Turki 006,240 569000 010960
9 Al Jazaair 000,857 168000 005101
1000 Mesir 002,10 452000 004646
11 Yordania 000,425 072800 005900
12 Libya 000,502 065000 007700
13 Maroko 001,11 141000 012900
14 Sudan 000,333 058000 005740
15 Indonesia 002,69 269000 006000
16 Pakistan 001,89 478000 004000
17 India 005,26 1104000 004800
18 Korea Selatan 003,97 601600 006667

 

Perbandingan bagian satu individu pasukan Saudi bila dibandingkan dengan gabungan bagian individu 18 negara adalah:

46,743   buat Saudi.

332,967 buat delapan belas Negara 1-18.

Hasil perbandingannya di sini adalah sangat mencengangkan, sebagaimana hal ini adalah jelas lagi nampak, karena bagian individu angkatan bersenjata Saudi melebihi empat setengah kali lipat bagian individu angkatan bersenjata Amerika. Dan apa yang dianggarkan oleh Saudi sendiri buat satu individu angkatan bersenjatanya melebihi 44% dari gabungan apa yang dianggarkan oleh 18 negara yang tercantum dalam jadwal!!

Bagan berikut ini adalah perbandingan antara angkatan bersenjata Saudi dengan angkatan-angkatan bersenjata 11 negara lain, dari sisi apa yang dimilikinya di dalam dua angkatan yang paling penting: Angkatan Darat dan Angkatan Udara berupa pesawat terbang tempur dan tank.

NAMA NEGARA ANGGARAN MILITER DENGAN MILYAR JUMLAHKESELURUHAN

PERSONEL

MILITER

PESAWAT TEMPUR TANK
Kerajaan Saudi Arabia 24,4 052200 128 450
Turki 6,240 569000 402 3650
AI Jazaair 0,857 168000 306 680
Mesir 2,100 452000 429 2100
Yordania 0,425 072800 094 540
Maroko 1,110 141000 097 195
Sudan 0,333 058000 030 272
Pakistan 1,89 478000 219 1250
Libya 0,502 065000 555 2900
Indonesia 2,690 269000 045 106
Yaman Utara 0,331 032050 075 714
Yaman Selatan 0,124 026000 114 470
Jumlahkeseluruhan 11 negara 16,602 2330850 2366 12877

 

Dari jadwal ini jelaslah bagi kita:

Bahwa sebelas negara  seluruhnya mendanai anggaran militernya terhadap seluruh angkatan bersenjatanya dengan  anggaran yang menyamai kira-kira dua pertiga apa yang dianggarkan  oleh  Saudi  sendirian  terhadap  angkatan bersenjatanya.

Bila kita amati:

Sesungguhnya  angkatan  bersenjata  sebelas  negara memiliki dan menganggarkan dana terhadap:

Personel militer Pesawat Tempur Tank
Sebelas Negara 2330850 2366 12877
Saudi 52200 128 450

 

Bila kita amati data ini tampak bagi kita gambaran yang tidak masuk akal dan tidak bisa ditafsirkan dengan ukuran atau alasan yang bisa diterima.

Kemana perginya miliaran dolar itu?

Sesungguhnya gambaran yang diketengahkan kepada kita oleh pengecekan realita dan angka-angka yang lalu itu nampaknya membuat kita kaget tidak kepalang! Akan tetapi meskipun sangat tingginya anggaran militer Saudi bertahun-tahun, yang mana mencapai ratusan miliar dolar, akan tetapi tetap saja kekuatan pertahanan militer Saudi itu sangat lemah yang sama sekali tidak sesuai dengan anggaran militernya yang sangat melambung!

Sehingga ini menimbulkan pertanyaan: Ke mana hilangnya uang bermiliaran dolar itu?

Jawabannya adalah sangatlah sederhana dan tentunya pahit juga!

Pertama di sana ada:

Jumlah besar dari angggaran militer Saudi yang disedot oleh gaji-gaji para staf angkatan bersenjata, yang mana gaji mereka itu dibandingkan dengan gaji para militer di seluruh dunia adalah merupakan gaji tertinggi.

Dan kedua di sana ada:

Bagian besar dari anggaran itu habis untuk menyediakan dan menutupi pelayanan-pelayanan serta fasilitas-fasilitas yang mesti bagi orang-orang Amerika yang bertugas di sana, (baik sipil atau militer), sebagai tenaga penasehat, para pakar perencanaan strategi, dan para pelatih, yang mana jumlah mereka itu mencapai ribuan, dan mereka itu mendapatkan gaji dan bayaran yang sangat tinggi.

Dan yang ketiga:

Jumlah yang sangat besar dari anggaran dana itu diperuntukkan buat membangun kota-kota militer yang sangat besar, pangkalan-pangkalan udara, dan fasilitas lainnya. Dan pada umumnya, akad kesepakatannya diberikan kepada parusahaan-perusahaan Amerika dengan iming-iming pemberian yang sangat besar – bila dibandingkan dengan kebiasaan yang berlaku di dunia Internasional -, yang mana ini tidak memiliki alasan kecuali apa yang ada di balik itu berupa pengembalian dana yang besar dari sebagian harga akad kesepakatan yang diberikan kepada para penanggung jawab resmi!

Lebih dari itu semua:

Puluhan miliar, direncanakan untuk dianggarkannya pada tahun-tahun yang akan datang untuk membeli peralatan-peralatan yang diakui merupakan sistem militer yang paling canggih, seperti sistem mata-mata, pengintaian, dan pengendalian yang terkenal dengan nama AWACS, dan seperti pesawat tempur F15 dan pesawat pengisi bahan bakar di udara. Dan ini semua tidak akan digunakan oleh angkatan bersenjata Saudi, akan tetapi bakal digunakan oleh apa yang dinamakan Pasukan Gerak Cepat Amerika (Rapid Deployment Joint Task Foreeerdjte) di atas kota-kota militer dan pangkalan-pangkalan udara dan fasilitas-fasilitas lainnya yang semuanya dibangun untuk melayani dan merealisasikan tujuan-tujuan dan politik-politik Amerika Serikat, pertama dan terakhir.

Dinas-dinas Amerika dan Pemerintahan Saudi secara bersama-sama telah membuat opini dusta, yang isinya bahwa angkatan bersenjata Saudi hampir menjadi pesaing sebagai kekuatan militer yang berpengaruh di wilayah itu (teluk) .

Oleh sebab itu kami terpaksa harus memberikan tambahan gambaran khusus yang sebenarnya tentang tentara Saudi, agar masyarakat Islam mengetahui apa yang ada sebenaranya, dan agar dugaan-dugaan yang diakibatkan oleh kampanye-kampanye yang menyesatkan itu sirna dari benak umat Islam!

Hakikat realita di Saudi, sesungguhnya kekuatan angkatan bersenjatanya mengalami kelemahan dan keterbelakangan militer yang mencapai kepada tingkatan yang sangat berbahaya. Ia terancam hancur secara total di bawah tindakan Israel, dan ini adalah hal yang sangat memungkinkan!

Angkatan bersenjata Saudi tidak memiliki kelayakan dan tidak mampu melindungi!!tempat tersuci di Mekkah dan Madinah. Dan termasuk hak umat ini seluruhnya adalah ia mengetahui secara meyakinkan bahwa politik pemerintahan Saudi dan program-program anggaran militernya sama sekali tidak mengarah kepada pengokohan kemampuan kekuatan militernya dan kepada penambahan epektifitas misinya, akan tetapi hanya mengarah – pada intinya – kepada pengokohan sikap politik dan militernya terhadap Amerika Serikat, dengan cara yang bisa mengancam setiap negara di wilayah (teluk) ini.

Jam dengan kulit luarnya yang terbuat dari emas, akan tetapi tanpa ada mesin yang mengendalikannya:

Sungguh pemerintah Saudi itu secara terpaksa – untuk menutupi dan melegalkan anggaran dana militernya yang sangat berlebihan di tahun-tahun terakhir ini – berupaya menipu dunia ini dengan membentuk opini” yang menimbulkan keyakinan bahwa militer Saudi ini hampir menjadi kekuatan militer yang menguasai di wilayah (teluk) ini.

Akan  tetapi  ini  adalah  murni  dusta!  Hakikat sebenarnya adalah bahwa semenjak enam atau tujuh tahun yang lalu tidak ada yang baru kecuali  tambahan yang sangat sedikit yang tidak dianggap di dalam kekuatan militer,  padahal  anggaran  dana  militernya  melebihi seratus miliar dolar.

Di sini kita mesti meneliti beberapa kenyataan:

Pada tahun 1975 saat Fahd Ibnu Abdil Aziz menjadi putera  pangeran  dan  wakil  pertama  perdana  menteri,sesungguhnya jumlah personel angkatan bersenjata Saudi,darat, udara dan laut adalah 47.000 orang, dan setelah

tujuh tahun berikutnya yaitu tahun 1982 jumlahnya hanya 52.200 orang, yang berarti tiap tahunnya hanya bertambah 740 orang. Berarti sesuai perhitungan sesungguhnya Saudi membutuhkan waktu 65 tahun agar bisa memiliki tentara

100.000 personel saja (dan ini bila diperkirakan Saudi tidak mengalami kerugian jiwa para militernya).

Maka apakah ini tidak cukup untuk meyakinkan rakyat Saudi dan masyarakat islamiyyah bersamanya, bahwa pembicaraan yang nyaring tentang keinginan yang hangat untuk mempercepat dibangunnya kekuatan militer Saudi,tidak lebih dari sekadar kampanye yang dusta dan tipuan yang menyesatkan. Yang telah terjadi sebenarnya adalah bahwa kekayaan-kekayaan umat Islam ini telah lenyap dan masih terus lenyap sia-sia di bawah dalih mempercepat kekuatan militer Saudi untuk menjadi kekuatan yang paling berpengaruh yang memiliki kemampuan melindungi kedaulatan politiknya dan menjaga batas-batas teritorialnya. Itu adalah hal yang belum dan tidak bakal terealisasi selama politik dan kebijakannya berjalan seperti apa yang ada sekarang.

David Wood telah menggambarkan kekuatan militer Saudi dalam laporan yang diterbitkan di The Herald Tribun tanggal 11/11/1981, sebagai berikut:

“Kekuatan angkatan bersenjata Saudi sangat menyerupai jam yang kulitnya terbuat dari emas, akan tetapi tidak berisi di dalamnya apa yang bisa mengendalikannya/menjalankannya. Meskipun di sana banyak peralatan canggih, akan tetapi Saudi tidak memiliki para pilot, ahli mesin, staf ahli, dan para staf pengendali yang mana tanpa keberadaan mereka sesungguhnya alat-alat militer ini tidak mungkin bergerak..”

Sesungguhnya yang sangat disayangkan sekali adalah bahwa sesungguhnya pemerintahan Saudi ini telah dan masih terus mengarahkan anggaran dan kekayaannya untuk membeli loyalitas angkatan bersenjatanya dengan apa yang ia berikan kepada individu-individunya berupa gaji yang sangat melambung tinggi dan kemewahan fasilitas yang dikucurkan kepada mereka serta jaminan hidup yang mereka dapatkan darinya yang sangat bertentangan dengan kelayakan dan kecakapan yang dengannya mereka bakal mengarungi medan perang di bawah kondisi yang sangat sulit.

Kita ambil beberapa contoh atas hal itu:

Gaji  perwira tingkat naqib dalam tentara Saudi adalah 60.000 dolar Amerika, dan ini mencapai tiga kali lipat  gaji  perwira  tingkat  munadhir  di  tentara Amerika ! . . . semua ini di samping keistimewaan-keistimewaan lain yang tidak didapatkan oleh jenderal-jenderal besar di Amerika dan Eropa. Berkenaan dengan ini David Wood menulis:

“Sesungguhnya tempat tinggal perwira menengah di angkata bersenjata Saudi akan menyebabkan tentara Amerika mana saja terhentak kepalanya, karena ia tidak mempercayai apa yang ia lihat…

Sesungguhnya perwira pemula ini yang belum meninggalkan tempat tinggal orang badui beberapa tahun yang lalu, ia hanya membutuhkan energi untuk menerima kunci, untuk kemudian ia pindah ke tempat tinggal yang mewah lagi unik, di dalam terdapat apa yang terbesit didalam benak, alat-alat stereo, permadani, keramik China, lampu hias yang bercahaya….”

Ini hanya satu contoh saja yang diberikan oleh pemerintah Saudi kepada individu-individu angkatan udaranya yang baru lahir! Di samping ini masih banyak rumah-rumah mewah yang jumlahnya terus berkembang ratusan – di empat pangkalan-pangkalan udara Saudi – senantiasa kosong sepanjang waktu: Dan kita bakal tercengang saat kita mengetahui bahwa komplek Riyad yang mewah di pangkalan udara Dhahran di dalamnya terdapat kolam renang berukuran Olimpiade, lapang main squash dan bowling, sebagaimana ada juga tempat mandi uap (Sauna), dan kafe yang menghidangkan makanan-makanan ringan buat para pemain. Komplek ini selalu kosong sepanjang minggu, untuk menyambut pada setiap sore Senin sejumlah perwira yang saling bertemu di sana untuk menggunakan fasilitas-fasilitas ini yang padahal sedikit darinya sudah mencukupi mereka! Dan kita tidak bisa melupakan akibat buruk penumpukan kekayaan ini, berupa perusakan pola pikir banyak para pemuda di Saudi.

Sesungguhnya persyaratan (maksudnya fasilitas) yang diberikan oleh angkatan bersenjata tidaklah menyenangkan mereka, padahal itu merupakan persyaratan paling mewah dibandingkan angkatan bersenjata lain di dunia lain. Mereka tidak mau mencantumkan nama-nama mereka di militer, karena mereka melihat bahwa peluang untuk mengumpulkan kekayaan jutaan di kehidupan sipil adalah sangat luas dan besar.

Oleh sebab itu tidaklah heran kalau yang menjadi perhatian secara umum di kalangan orang-orang yang bertugas di angkatan bersenjata di sana terutama kalangan tingkat atas, bukanlah berlomba-lomba di dalam kemampuan akan tetapi perhatian mereka hanya tertuju kepada pengumpulan uang berjuta-juta dan menyimpannya di bank-bank di sana  dan di sini.

Majalah The Financial Times memberitakan seraya memberikan catatan tentang seputar masalah ini dalam volumenya yang muncul tanggal 5/5/1982, ia mengatakan di dalamnya:

Sesungguhnya problem yang paling berbahaya meskipun segala masalah ada – adalah problem sumber daya manusia.. ! Dan ini sangatlah jelas, bukan hanya di tentara (angkatan darat) dan satuan angkatan laut yang berjumlah seribu orang serta service-service darat buat angkatan udara, akan tetapi problemanya semakin menjadi-jadi dengan sebab berkurang dan menurunnya semangat pendorong di kalangan para anggota angkatan bersenjata dengan sebab tekanan sekelompok orang-orang sipil dan iming-imingnya serta perseteruan yang meruncing dalam rangka membagi-bagikan kekayaan di antara para amir, ini yang menjadikan para perwira berpangkat tinggi memperlakukan angkatan bersenjata ini layaknya barang bisnis yang mengalirkan keuntungan terhadap mereka!dan tidak diragukan lagi ini menampakkan macam pengaruh yang memantul terhadap perilaku-perilaku barisan-barisan bawahnya”.

Di sana masih ada faktor lain yang merupakan titik kelemahan lain pada aksistensi angkatan bersenjata Saudi yang menjelma dalam keretakan di dalam antara kelompok-kelompok angkatan bersenjata ini.

Situasi ini akan lebih jelas apabila kita mengetahui bahwa hubungan antar angkatan satu sama lain itu terputus dan masing-masing memiliki kemandiriannya dan aturannya yang menghubungkan secara khusus untuknya.

Tidak diragukan lagi ini menambah lemahnya angkatan bersenjata tersebut, lemah di atas kelemahan!

Di saat yang mana merata di dalamnya prinsip saling menyempurnakan dan oprasi-oprasi yang menyeluruh lagi menyatu, maka sesungguhnya kekuatan angkatan bersenjata Saudi bersikap ganjil dari prinsip ini, di mana ia dibangun di atas prinsip yang bersebrangan, yaitu keterputusan yang total antara angkatan-angkatan ini.

Bukti satu-satunya yang berada di balik sikap ganjil ini adalah: Bahwa para penanggung jawab dan para penasehat angkatan bersenjata ini yang semuanya berbangsa Amerika, mereka itu tidaklah serius dalam membangun kekuatan militer Saudi dan dalam mengalihkannya menjadi kekuatan perang yang berpengaruh!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

pengunjung

%d blogger menyukai ini: